SURYA.CO.ID SURABAYA - Persebaya menutup rangkaian pertandingan pramusim dengan hasil manis setelah mengalahkan Penang FC 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (15/8/2026) malam. Gol tunggal kemenangan Bajul Ijo dicetak Welber Motta pada menit ke-79.
Meski hanya satu gol tercipta, laga berlangsung menarik dan penuh tensi. Persebaya tampil lebih agresif setelah sejumlah pemain kunci dimasukkan pada awal babak kedua.
Francisco Rivera, Miguel Pereira, Gledson, Yuran Fernandes, Jefferson Silva, Ricky Pratama, dan Reza Arya masuk untuk meningkatkan kekuatan Persebaya.
Masuknya para pemain tersebut membuat intensitas permainan meningkat. Bajul Ijo lebih agresif membangun serangan, sementara Penang FC tetap berusaha memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat.
Tingginya tensi pertandingan membuat wasit Agung Setiawan beberapa kali meniup peluit karena terjadi pelanggaran.
Baca juga: Demi Persebaya Surabaya, Adit Rela Gelontorkan Rp 25 Juta, Jadi Bonek VVIP Pertama
Puncaknya terjadi pada menit ke-58. Pemain Penang FC M Fahmi mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Miguel Pereira.
Unggul jumlah pemain, Persebaya berusaha mengambil kendali permainan. Namun, Penang FC tetap tampil terbuka dan beberapa kali mampu menciptakan peluang berbahaya.
Pada menit ke-64, Penang FC mengancam melalui tendangan keras Porteria. Namun, bola masih mampu diantisipasi Reza Arya.
Empat menit kemudian, Persebaya mendapat peluang melalui sundulan Yuran Fernandes. Sayangnya, heading tersebut masih terlalu lemah untuk membahayakan gawang Penang FC.
Penang FC kembali mendapatkan peluang pada menit ke-69 melalui tendangan Bobojonov Ugli. Bola hasil tendangan tersebut hanya membentur tiang gawang.
Tekanan Penang FC berlanjut. Pada menit ke-73, Kosimov melepaskan tendangan keras yang kembali mampu dihalau Reza Arya.
Baca juga: Persebaya Kalahkan Penang FC 1-0, Tutup Pramusim Tanpa Kekalahan
Di tengah tekanan Penang FC, Persebaya justru mampu membuka keunggulan pada menit ke-79.
Gol tersebut berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Francisco Rivera. Welber Motta berhasil memanfaatkan peluang tersebut untuk membawa Persebaya unggul 1-0.
Setelah mencetak gol, Persebaya semakin percaya diri. Serangan demi serangan dilancarkan untuk mempertahankan keunggulan sekaligus mencari gol tambahan.
Penang FC yang terus mendapat tekanan tetap mampu menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan.
Peluang terbaik mereka datang pada menit 90+2 melalui tendangan keras Khairul Akmal. Namun, bola hanya menyamping tipis di sisi kanan gawang Persebaya.
Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Persebaya pun mengakhiri laga dengan kemenangan 1-0 atas Penang FC.
Hasil tersebut sekaligus melengkapi catatan positif Bajul Ijo selama pramusim. Dari tujuh pertandingan yang dijalani, Persebaya tidak terkalahkan.
Kemenangan atas Penang FC menjadi penutup manis rangkaian pramusim Persebaya sebelum menatap kompetisi resmi musim 2026/2027.
Meski puas dengan kemenangan yang ditentukan gol Welber Motta pada menit ke-79, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai masih ada sejumlah aspek yang harus dibenahi sebelum timnya menghadapi kompetisi Super League 2026/2027 yang akan bergulir awal September mendatang.
Bernardo Tavares menilai pertandingan melawan Penang FC berlangsung dengan intensitas tinggi dan memberikan banyak manfaat bagi timnya.
Menurut pelatih asal Portugal itu, Penang FC mampu memberikan perlawanan yang membuat para pemain Persebaya tetap fokus sepanjang pertandingan.
"Menurut saya ini pertandingan yang bagus, pertandingan yang intensif. Tim lawan juga memiliki tim yang bagus. Itu memungkinkan kami untuk tetap fokus," kata Bernardo Tavares setelah pertandingan kepada media, termasuk Surya.co.id.
Meski demikian, ia masih menemukan sejumlah catatan yang harus segera diperbaiki, terutama dalam fase transisi bertahan.
Bernardo menyoroti beberapa momen ketika Persebaya memberikan ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang berbahaya yang berpotensi menjadi gol.
"Terkadang, dalam transisi bertahan, kami membiarkan tim lawan menciptakan dua atau tiga peluang yang bisa menghasilkan gol," katanya.
Karena itu, fokus tim pelatih saat ini bukan hanya menikmati hasil kemenangan, melainkan mengevaluasi berbagai kekurangan yang masih terlihat selama pramusim.
"Kemenangan memang bagus, tetapi saat ini, saya pikir lebih penting untuk melihat apa yang perlu ditingkatkan oleh tim, dan apa yang sudah dilakukan tim dengan baik," pungkas pelatih asal Portugal itu.