TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Sebanyak 79 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tulungagung dikukuhkan pada Sabtu (15/8/2026) malam di Pendapa Kabupaten Tulungagung.
Pengukuhan dipimpin langsung oleh Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, dihadiri orang tua setiap anggota Paskibraka.
Sebelumnya mereka berbaris dari arah luar gerbang pendapa, masuk ke area pengukuhan di beranda depan pendapa.
Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tulungagung, Agus Prijanto Utomo, jumlah Paskibraka turun dibanding tahun 2025 lalu yang tercatat ada 83 orang.
Baca juga: Stadion Brawijaya Bersolek Jelang Super League 2026/2027, Ribuan Kursi Single Seat Dipasang
“Tahun ini 79, berkurang dibanding 2025 lalu. Yang penting formasi 17, 8, dan 45 terpenuhi,” jelas Agus.
Tahun 2026 ini tidak ada anggota Paskibraka cadangan seperti tahun sebelumnya.
Seluruh anggota Paskibraka yang terpilih akan ditugaskan saat upacara 17 Agustus 2026 besok.
Mereka juga akan bertugas saat upacara bendera pagi hari dan upacara penurunan bendera saat sore hari.
“Mereka dikarantina selama 3 hari 2 malam sampai selesai bertugas pada Senin sore besok,” tambah Agus.
Tahun ini pelaksanaan upacara 17 Agustus dilaksanakan di GOR Lembupeteng, Jalan Soekarno-Hatta Tulungagung.
Gladi bersih pengibaran bendera dan atraksi pengisi acara dilaksanakan hari ini, Minggu (16/8/2026).
Selama karantina para anggota Paskibraka ini ditempatkan di hotel dan tidak boleh pulang.
Mereka diawasi 6 pelatih yang menyertai, dan aktivitasnya dibatas.
Mereka difokuskan menjaga stamina agar bisa bertugas maksimal saat pelaksanaan upacara.
Termasuk penggunaan telepon genggam, wajib seizin ketua regu dan pelatih.
“Banyak hal yang dikhawatirkan, misalnya ada yang pulang. Mereka juga tidak boleh keluar dari hotel,” papar Agus.
Pemkab Tulungagung melalui Bakesbangpol mulai menyeleksi Paskibraka sejak April 2026.
Mereka terpilih dari berbagai SMA, SMK dan MA di Kabupaten Tulungagung.
Pelatihan intens baru dilaksanakan sejak 1 Agustus 2026 lalu.
Baca juga: Pemkot Gelar Doa Bersama untuk Pembukaan 24 Jam Makam Bung Karno Kota Blitar
“Sebelumnya Agustus, intensitas latihan diagendakan setiap minggu. Tapi masuk Agustus setiap hari intens latihan,” ungkapnya.
Menurut Agus, Kabupaten Tulungagung juga mengirimkan 2 anggota Paskibraka ke Pemprov Jawa Timur.
Selain itu ada juga perwakilan Paskibraka Tulungagung yang jadi formasi cadangan di pusat.
(David Yohanes/TribunMataraman.com)