Update Harga Bumbu Dapur di Bener Meriah: Cabai Hijau Melonjak, Cabai Merah dan Tomat Turun
Mawaddatul Husna August 16, 2026 02:54 PM

Laporan Wartawan TribunGayo.com Bustami | Bener Meriah

TRIBUNGAYO.COM, REDELONG - Harga sejumlah komoditas bumbu dapur di pasar tradisional Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh mengalami pergerakan pada hari ini, Minggu (16/8/2026). 

​Berdasarkan pantauan TribunGayo.com di Pasar Mingguan Simpang Balek dan Pasar Tradisional Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah.

Lonjakan paling signifikan terjadi pada cabai hijau, sementara harga cabai merah dan tomat tercatat melandai.

​Berdasarkan data pemantauan harga terbaru di tingkat pasar tradisional dan petani lokal per 16 Agustus 2026, berikut perincian perubahan harganya:

  • ​Cabai Hijau: Naik tajam dari Rp25.000 menjadi Rp40.000/kg. 
  • ​Cabai Merah: Turun dari Rp50.000 menjadi Rp35.000/kg. 
  • ​Tomat: Turun dari Rp20.000 menjadi Rp15.000/kg. 
  • ​Cabai Rawit / Caplak: Stabil di harga tinggi, Rp60.000/kg. 
  • Bawang merah: Turun dari Rp 30.000 menjadi Rp 25.000/kg
  • Bawang Putih bertahan di harga Rp 35.000/kg.

​Pasokan Melimpah Tekan Harga Cabai Merah dan Tomat

Pedagang di Pasar Tradisional Simpang Tiga, Redelong, ​Maryanto mengaku penurunan harga cabai merah dan tomat didorong oleh melimpahnya pasokan dari para petani lokal.

Hal ini karena mulai memasuki masa panen, termasuk pasokan tambahan dari wilayah Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

​"Sekarang petani lokal mulai panen, jadi pasokan melimpah. Itu yang membuat harga cabai merah dan tomat melandai," ujar Maryanto.

​Sementara berbeda dengan cabai merah, harga cabai rawit (caplak) masih bertahan tinggi di kisaran Rp60.000 per kilogram. 

Bertahannya harga tinggi ini dipicu oleh terbatasnya stok dari tingkat petani akibat cuaca ekstrem di kawasan Dataran Tinggi Gayo. 

Curah hujan dan kondisi cuaca buruk menyebabkan banyak buah cabai rontok serta membusuk sebelum masa panen.

Pedagang di Pasar Simpang Balek, ​Muklisin mengonfirmasi bahwa kelangkaan barang yang berpadu dengan tingginya permintaan pasar membuat harga cabai rawit tidak kunjung turun selama lebih dari dua pekan.

​Sementara itu, lonjakan pada cabai hijau hingga menyentuh Rp 40.000 per kilogram menjadi perhatian konsumen, yang kini mulai menyesuaikan volume pembelian harganya demi menjaga pengeluaran harian.

"Stok dari petani memang sangat terbatas, Karena barangnya sedikit tapi permintaan tetap ada, harganya bertahan di Rp 60.000 per kilo," pungkasnya. (*) 

Baca juga: Pasokan Terbatas, Harga Cabai Caplak di Bener Meriah Bertahan di Rp 60.000/Kg

Baca juga: Wakil Bupati Armia Kukuhkan 45 Anggota Paskibraka Bener Meriah

Baca juga: Harga Emas Murni dan London di Bener Meriah Turun Tipis, Pasar Terpantau Lesu

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.