TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Total 1.500 runner meramaikan KALTARUN 2026 yang diselenggarakan KPwBI Kaltara pagi tadi, Minggu (16/8/2026).
Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, turut hadir melepas langsung peserta.
Usai bendera diangkat, ribuan peserta berlari menaklukkan jarak 8,1K melewati rute Jalan Sei Sesayap, dan menuju Jalan Kusuma Bangsa, lalu kembali lagi ke Jalan Sei Sesayap Kota Tarakan.
Tampak pula Gubernur Kaltara bersama Kepala KPwBI Kaltara, dan Forkopimda Kaltara dan Tarakan, serta bersama Wali Kota Tarakan, ikut dalam kegiatan lari dari titik start Taman Berkampung Kota Tarakan.
Pelepasan peserta dilakukan sekitar pukul 06.11 WITA.
Para peserta yang telah memadati kawasan Taman Berkampung sejak dini hari langsung mengambil rute masing-masing, setelah aba-aba pelepasan diberikan.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional.
Gubernur Kaltara turut ambil bagian dalam KALTARUN 2026 yang mengusung jarak utama 8,1 kilometer.
Gubernur mengaku bersama sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hanya menempuh sekitar 4,5 kilometer.
Hal itu disampaikannya usai mengikuti kegiatan lari bersama peserta lainnya.
“Rasanya setelah lari di kegiatan Kaltara Run 2026 dengan jarak 8,1K berat badan saya turun 2 kg,” ujar Gubernur Kaltara.
Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya bersama beberapa pejabat Forkopimda memilih menempuh jarak lebih pendek.
“Tapi kalau saya dengan beberapa pejabat Forkopimda hanya lari 4,5K, bagi duanya.
Melawan yang muda kita sudah jauh tertinggal.
Tapi kami masih semangat, muda itu yang penting,” katanya.
Gubernur menyebut dirinya tetap bersemangat mengikuti kegiatan tersebut bersama Kepala KPw BI Kaltara dan jajaran lainnya.
Sebelum melepas ribuan peserta, Gubernur Kaltara juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang mengikuti KALTARUN 2026.
Ia mengatakan, sejak sekitar pukul 04.30 WITA, peserta sudah mulai berdatangan ke lokasi kegiatan.
“Saya lihat dari pagi sudah ada yang berdatangan ke sini.
Luar biasa semangat!
Semangat kemerdekaan, semangat kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” kata Gubernur.
Menurutnya, KALTARUN tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan di wilayah perbatasan.
Gubernur juga sebelumnya telah memberikan pesan kepada para peserta memperhatikan kondisi fisik selama mengikuti lari.
“Kalau hanya kuat 2 kilometer maka lari 2 kilo saja.
Jangan dipaksakan, kalau hanya kuat 1 kilo, 1 kilo meter saja,” ucapnya.
Gubernur mengungkapkan, pada November 2026 mendatang, Pemprov Kaltara berencana menggelar Kaltara Begimpor 10K di Tanjung Selor.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-14 Provinsi Kaltara.
“InsyaAllah bulan 11 dalam rangka HUT ke-14 Kaltara kita akan melaksanakan Kaltara Begimpor 10K, dan itu juga akan diikuti pelari nasional dan internasional.
Mohon doanya semua di Tanjung Selor,” ungkapnya.
Gubernur menilai, pelaksanaan kegiatan lari seperti KALTARUN mendapat respons positif, karena komunitas lari di Kaltara terus berkembang.
Ia melihat komunitas-komunitas lari kini bermunculan dan melakukan aktivitas olahraga secara rutin, baik pada pagi, sore maupun malam hari.
“Kita lihat komunitas-komunitas run di Kaltara luar biasa dan sangat banyak komunitas run, baik lari pagi, sore, malam mereka ada komunitas,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal positif untuk mengembangkan kegiatan olahraga lari di Kaltara.
“Dan ini akan berpartisipasi dalam kegiatan lari di Kaltara.
Terima kasih BI sudah mempelopori kegiatan Kaltara Run dalam rangka HUT RI,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Kaltara, Agus Taufik, mengatakan KALTARUN 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Ia menyebut kuota peserta yang dibuka sebanyak 1.500 orang langsung terpenuhi.
“Alhamdulillah ya masyarakat sangat senang adanya acara ini.
Kemarin kita hanya membuka hanya 1.500, Alhamdulillah terpenuhi semuanya,” kata Agus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda Kaltara, yang memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana.
“Dan terima kasih juga dukungan penuh Forkopimda di Kaltara.
Alhamdulillah Kaltara Run 2026 dalam rangka HUT ke-81 RI dan Pekan QRIS Nasional bisa berjalan lancar, aman dan tertib,” ujarnya.
Agus menjelaskan, KALTARUN merupakan kegiatan yang mulai diarahkan menjadi agenda rutin tahunan.
“Ini kan Kaltara Run yang kedua.
Tahun lalu di Tanjung Selor, tahun ini kita di Tarakan,” katanya.
Ia menyebut kegiatan tersebut direncanakan terus dilaksanakan setiap tahun, berdekatan dengan momentum HUT RI, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional yang digelar BI.
“InsyaAllah dilakukan reguler tiap tahun berdekatan HUT RI, dan bagian dari Pekan QRIS Nasional dilaksanakan BI,” ucap Agus.
KALTARUN 2026 pagi tadi turut dihadiri unsur Forkopimda dan sejumlah pihak, di antaranya Korem 092/Maharajalila, BNNP Kaltara, Pemprov Kaltara, Pemerintah Kota Tarakan, Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara, pimpinan perbankan, serta ribuan peserta lari.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH