UPN Veteran Jatim Digoyang Dugaan Pelecehan dengan Memanfaatkan Artificial Intelligence
Eko Darmoko August 16, 2026 03:35 PM

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dugaan pelecehan seksual dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) terjadi di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur.

Dalam kasus yang viral di media sosial tersebut, foto seorang mahasiswi diduga diedit menggunakan AI hingga menghasilkan konten tidak senonoh.

Menanggapi informasi tersebut,Humas UPN Veteran Jatim, Nizwan Amin, membenarkan adanya dugaan tersebut dan saat ini masih dalam tahap pemeriksaan dengan melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) serta unsur pimpinan fakultas terkait.

"Sementara ini pihak kampus masih mencari dan menyelidiki bukti-bukti lebih lanjut," kata Nizwan kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (16/8/2026).

Menurut dia, proses penyelidikan juga mencakup pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut, termasuk pihak yang diduga terlibat dan mahasiswi yang disebut sebagai korban.

Nizwan mengatakan, kampus membutuhkan waktu untuk mengumpulkan dan memverifikasi seluruh informasi sebelum menyampaikan keterangan resmi.

Baca juga: Mobil Feeder Wira Wiri Suroboyo Milik Pemkot Lompat ke Sungai Dekat Kampus UPN, Penumpang Selamat

"Jadi, masih belum ada keterangan resminya. Ya paling dua-tiga harian mungkin."

"Karena ini Sabtu, Minggu, paling baru kita kumpulkan orangnya, terus korban-korbannya kita kumpulkan mungkin Senin. Ya mungkin Senin atau Selasa nanti ada keterangan resminya," ujarnya.

Ia menegaskan, penyelidikan dilakukan untuk memastikan kronologi serta mengidentifikasi pihak-pihak yang berkaitan dengan dugaan kasus tersebut.

"Intinya kampus sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait perihal hal ini."

"Nanti ada tim Satgas PPKS dan juga unsur pimpinan fakultas yang sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait untuk penyelidikan," katanya.

UPN Veteran Jatim juga masih mendalami informasi yang beredar mengenai dugaan kejadian serupa yang disebut terjadi lebih dari sekali.

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar bagi kampus untuk menentukan langkah selanjutnya sekaligus memberikan keterangan resmi kepada publik.

Baca juga: Ramai-Ramai Lahirkan Fakultas Kedokteran, UPN, Unesa Hingga ITS Surabaya pun Bersiap Cetak Dokter

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.