Marizka Juwita Siap Kembali Bermusik di Atas Panggung usai Banyak Belajar di Balik Layar
Anita K Wardhani August 16, 2026 03:38 PM

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi sekaligus penulis lagu Marizka Juwita siap kembali ke panggung musik.

Setelah banyak berkarya di balik layar sebagai songwriter dan merasa sudah dapat banyak pembelajaran, ia ingin kembali merasakan panggung.

Baca juga: Kulit dan Wajah Jadi Penunjang Performa Marizka Juwita Saat Menyanyi dan Akting

Marizka menandai kembalinya kiprah sebagai penyanyi solo dengan merilis single terbaru berjudul 'Nekat'.

Lewat lagu tersebut, Marizka kembali menyuarakan cerita personal yang dekat dengan pengalaman banyak orang.

Terutama soal tentang cinta, perbedaan, perpisahan, hingga keberanian untuk mengikhlaskan seseorang yang masih dicintai.

Lagu barunya itu terinspirasi dari kisah nyata sepasang kekasih yang telah menjalani hubungan selama bertahun-tahun. 

Meski masih memiliki rasa sayang yang kuat, hubungan tersebut pada akhirnya harus berakhir karena adanya perbedaan mendasar yang membuat keduanya sulit melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius.

Baca juga: Penyanyi Agna Cerita Awal Tertarik Terjun ke Dunia Musik, Termotivasi sang Kakak

Menariknya, perpisahan dalam cerita Nekat bukan terjadi karena perasaan yang telah hilang. 

Justru, keputusan untuk berpisah lahir dari kesadaran bahwa mencintai seseorang terkadang juga berarti memberikan ruang bagi masing-masing untuk menjalani jalan hidupnya.

Sempat muncul keinginan untuk kembali bersama, tetapi keadaan tidak kunjung berubah. 

Pada akhirnya, keduanya memilih untuk "nekat" melepaskan hubungan dan belajar menerima kenyataan.

"Mencintai tak selalu berarti memiliki. Kadang melepaskan justru bentuk cinta yang paling berani," ujar Marizka Juwita di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2026).

Bagi Marizka, lagu ini menjadi ruang untuk menerjemahkan berbagai emosi yang muncul setelah perpisahan. 

Mulai dari rasa rapuh dan hampa, hingga perlahan menemukan keberanian untuk kembali melangkah dan mencintai diri sendiri.

"Setiap perpisahan meninggalkan cerita dan proses untuk berdamai dengan keadaan," katanya.

"Lewat 'Nekat', saya ingin menyampaikan bahwa mengikhlaskan bukan berarti menyerah, tetapi berani menerima bahwa ada hal-hal yang memang tidak bisa kita paksa," jelas Marizka.

Secara musikal, "Nekat" hadir dengan warna Pop R&B bernuansa 90-an. Aransemen lagu dibuat groovy, namun tetap mempertahankan atmosfer hangat dan organik.

Warna musik tersebut kemudian dipadukan dengan lirik yang sederhana, unik, dan personal. 

Marizka berusaha membuat lagu ini tetap mudah diterima, tetapi memiliki kedalaman emosional bagi pendengar yang pernah berada dalam situasi serupa.

"Lagu ini saya buat dengan pendekatan yang sederhana dan personal. Saya ingin emosinya terasa dekat, seolah pendengar sedang mendengarkan cerita mereka sendiri," tutur Marizka.

Proses produksi "Nekat" berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Dalam pengerjaannya, Marizka berkolaborasi dengan Adis Putra yang bertindak sebagai produser.

Kolaborasi tersebut melahirkan komposisi dengan sentuhan melodi nostalgik yang tetap disesuaikan dengan karakter musik masa kini. 

Lagu ini sekaligus menjadi medium bagi Marizka untuk menyampaikan pesan mengenai penerimaan diri dan self-love setelah melewati kehilangan.

Kembalinya Marizka sebagai penyanyi solo terjadi setelah selama sekitar satu tahun terakhir ia tidak banyak menghadirkan rilisan personal. 

Namun, masa tersebut justru menjadi periode produktif dalam perjalanan kariernya sebagai penulis lagu.

Marizka mengembangkan kemampuan musical storytelling dengan terlibat dalam sejumlah karya untuk musisi maupun proyek musik di Indonesia. 

Di antaranya, ia terlibat dalam lagu "Merasa Cinta" yang dibawakan Krisdayanti serta "Emosi Membelah Nadi" milik Sondang Pratama yang menjadi original soundtrack serial "My Chef in Crime".

Pengalaman berada di balik layar tersebut turut memperkaya cara Marizka dalam melihat sebuah lagu. 

Ia tidak hanya belajar menyampaikan cerita melalui sudut pandangnya sendiri, tetapi juga memahami bagaimana emosi dapat diterjemahkan menjadi karya yang bisa dirasakan orang lain.

"Selama berada di balik layar, saya justru banyak belajar tentang bagaimana sebuah cerita bisa disampaikan lewat lagu. Pengalaman itu menjadi bekal penting ketika akhirnya saya kembali membawa cerita personal lewat karya saya sendiri," ujar Marizka.

Selain aktif sebagai songwriter, Marizka juga turut membangun ekosistem komunitas musik melalui berbagai kegiatan live music dan program podcast berkala bersama Playtune.

Lagu tersebut bukan sekadar penanda kembalinya Marizka Juwita ke dunia rilisan solo. 

Single ini juga dipersiapkan sebagai langkah awal menuju proyek musik yang lebih besar berupa EP atau mini album.

Marizka bahkan membocorkan bahwa proyek mendatang tersebut akan menghadirkan kolaborasi spesial bersama salah satu musisi ternama Tanah Air.

Karena itu, "Nekat" bisa menjadi pembuka babak baru dalam perjalanan bermusik Marizka setelah sebelumnya banyak menghabiskan waktu sebagai songwriter di balik layar.

Melalui lagu tersebut, Marizka ingin mengajak pendengar memahami bahwa tidak semua kisah cinta harus berakhir dengan memiliki. 

Ada kalanya, keputusan paling sulit justru menjadi bentuk keberanian terbesar dalam mencintai.

"Pada akhirnya, kita harus belajar bahwa kehilangan bukan selalu tentang sesuatu yang gagal. Ada hal-hal yang memang hadir untuk mengajarkan kita tentang mencintai, menerima, lalu melepaskan. Dan mungkin, di situlah keberanian sebenarnya dimulai," ungkap Marizka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.