TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Vario Evo 160 yang merupakan keluaran terbaru PT Astra Honda Motor (AHM) menjadi kelas istimewa yang ditunjukkan dalam ajang balapan Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 di Sirkuit GOR Satria Purwokerto, Minggu (16/8/2026).
Sepeda motor tersebut merupakan evolusi terbaru Skutik Sporti yang secara resmi diluncurkan, pada Juni 2026.
Dalam final kelas Honda Vario Evo 160 Standard Pemula tersebut, terdapat 11 pebalap.
Sebagai pemenang, juara satu adalah Decksa Almer Alfarezel dari Tri Bintang FDR Champion, juara dua adalah Dadang A Rahma dari Astra Motor Jawa Tengah, dan juara tiga adalah Vicky Pandu W dari Honda MPM Racing Jawa Timur.
Seusai menerima tropi, Decksa Almer Alfarezel mengatakan, Honda Vario Evo 160 ini sangat enak dan nyaman untuk balapan.
Dia hanya merubah bagian ban dan knalpot.
Sedangkan setang, rem, velg, dan skok masih standar.
Baca juga: Yukie Pas Band Kecelakaan, Luka di Kepala hingga Harus Dijahit
"Alhamdulillah, tadi bisa finish di posisi pertama. Karena motornya gak terlalu susah, enak dibawa balapan," katanya.
Decksa mengatakan, awal jalannya balapan dia sempat kesulitan menyalip pebalap bernama Dadang karena laju sepeda motornya cukup kencang.
Tetapi dia mencoba santai di awal untuk menemukan celah.
"Begitu ada celah, saya langsung eksekusi dan merebut posisi pertama," ungkapnya.
Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando mengatakan, sejak peluncurannya beberapa bulan lalu, Vario Evo 160 cukup diminati di masyarakat, terutama kalangan anak muda.
Persentase penjualannya bisa sampai 15-20 persen.
Dia optimis dalam ajang AHDC 2026 ini, Vario Evo 160 akan semakin diminati karena memiliki image speed bagi anak muda dan DNA-nya pas untuk balapan.
"Vario Evo 160 ini cukup seru, sepeda motor baru, varian baru, dan tenaga baru dibandingkan Vario yang lama-lama. Jenis ini juga bisa lebih diterima anak muda, karena kesannya wah motornya anak muda," ujarnya.
Julius mengatakan, penjualan sepeda motor Honda di wilayah Astra Motor Yogyakarta dibandingkan tahun lalu, mengalami peningkatan sebanyak 15 persen.
Penjualan sampai di angka 20 ribuan unit.
Wilayah Banyumas pun mengalami kenaikan, mencapai 6.000- 6.500 unit.
Dia menilai, faktor kenaikan tersebut karena Banyumas merupakan wilayah ekonomi, terutama sektor perdagangan dan manufaktur.
"Secara over all, mengalami kenaikan. Astra Motor Yogyakarta paling tinggi 95 persennya sepeda motor matic, teratas masih Honda Beat," jelasnya. (fba)