Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hipertensi, faktor risiko penyakit jantung hingga obesitas menjadi sejumlah masalah kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat Kota Solo.
Temuan tersebut terlihat dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis yang dilakukan di berbagai lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, dr. Retno Erawati Wulandari, mengatakan hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang paling banyak ditemukan, terutama pada kelompok usia dewasa hingga lansia.
Baca juga: Program Cek Kesehatan Gratis di Solo, Hipertensi Jadi Penyakit Paling Banyak Ditemukan
“Kalau usia dewasa sampai lansia masih hipertensi. Hipertensi menduduki peringkat tertinggi,” jelas dr. Retno, Minggu (16/8/2026).
Selain hipertensi, faktor risiko penyakit jantung juga masih cukup tinggi. Kondisi tersebut antara lain berkaitan dengan kadar kolesterol dan gula darah yang tinggi.
“Faktor resiko terhadap penyakit jantung juga masih tinggi. Faktor resiko mungkin kolesterol, gula,” tuturnya.
Retno juga menyoroti kasus obesitas yang mulai menunjukkan peningkatan di kalangan masyarakat. Meski kenaikannya belum dianggap drastis, kondisi tersebut tetap perlu mendapat perhatian.
Menurutnya, obesitas yang sebelumnya belum terlalu menjadi perhatian kini mulai ditemukan lebih banyak, termasuk pada kelompok dewasa hingga lansia.
“Sekarang sudah mulai muncul agak lumayan banyak yang sebelumnya tidak menjadi perhatian obesitas. Angkanya agak naik,” tuturnya.
Baca juga: Sejumlah Anak Sekolah di Solo Terjangkit Anemia, Tapi Enggan Minum Tablet Tambah Darah, Kenapa?
Obesitas tidak hanya berkaitan dengan berat badan berlebih. Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut juga dapat menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung.
Karena itu, Dinas Kesehatan Kota Solo mendorong masyarakat mulai membiasakan pola hidup sehat, terutama melalui pengaturan pola makan dan aktivitas fisik.
“Tentunya harus kita kendalikan. Obesitas juga jadi faktor resiko penyakit jantung. Makan dengan pola gizi seimbang dan aktivitas fisik harus kita biasakan,” jelasnya.
Melalui Cek Kesehatan Gratis, masyarakat diharapkan semakin sadar terhadap kondisi kesehatannya. Deteksi lebih awal juga menjadi langkah penting agar faktor risiko penyakit dapat segera dikendalikan sebelum berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.