Pengakuan Abang dari Sopir Taksi Online yangTewas, Ditemukan di Perkebunan Tebu Bulu Cina
Truly Okto Hasudungan Purba August 17, 2026 02:10 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Iqbaal Mudhawar (29) yang merupakan abang kandung sopir taksi online yang ditemukan tewas, Riyan Alamsyah (25) menceritakan kronologis tentang terakhir kali adik ketiganya keluar rumah untuk mengambil penumpang. Iqbaal mengatakan, sebelum kejadian pada Kamis (13/8) dini hari, korban saat itu meninggalkan rumah untuk mengambil orderan penumpang.

Sedangkan, pihak keluarga tidak mengetahui secara pasti korban mengambil orderan penumpang di daerah mana.  Iqbaal mengungkapkan bahwa biasanya adiknya selalu mengambil orderan penumpang setiap malam hari.

Sementara itu, orang tuanya selalu mengkhawatirkan dan menanyakan kabar terhadap korban untuk menyuruh pulang ke rumah. Akan tetapi adiknya tidak membalas satupun pesan orang tuanya. Sehingga membuat pihak keluarga menjadi khawatir kepada korban.

"Adik saya keluar rumah pukul 02.00 WIB, setelah menjelang pukul 06.00 WIB, mama itu biasa ngechat. Tapi enggak dibaca oleh korban dari kedua handphonenya yang dipegang. Mulai dari Android dan iPhone-nya," ucap Iqbaal saat ditemui Tribun Medan di rumah sakit Bhayangkara Medan, Jumat (14/8)

Paginya, sekitar pukul 08.00 WIB, ia dihubungi oleh orangtuanya untuk melacak kedua nomor handphone milik korban. Untungnya, kedua handphone milik korban terpasang aplikasi GPS sehingga hp android milik korban terlacak keberadaannya.

"Lokasi keberadaan hp android milik korban berada dikawasan Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, yang tak jauh dari sungai. Saya pun menyeser lokasi tersebut selama tiga jam, namun tidak membuahkan hasil," ungkapnya.

Baca juga: Demi Terlihat Kaya di Mata Istri Baru, Pria Gunakan Nama Mantan Istri sebagai Jaminan ke Rentenir

Pukul 19.00 WIB, ia bersama orang tuanya pun kembali mencari keberadaan lokasi handphone korban dan menyeser ke kawasan Belawan. Iqbaal pun menanyakan kepada warga mengenai lokasi tersebut, namun jawaban dari warga itu malah seakan akan menutup-nutupin keberadaan handphone milik adiknya yang hilang. Iqbaal bersama ayahnya pun kembali mencari keberadaan lokasi adiknya kurang lebih satu jam pencarian.

Hampir frustasi, ia bersama ayahnya beristirahat di minimarket terdekat, kemudian adik keduanya kembali memberikan kabar lokasi keberadaan hp iPhone adiknya kembali aktif. Namun lokasi tersebut tak jauh dari tempat mereka beristirahat.

"Titiknya berada di Kafe Marine. Nah saya seser, dengan masyarakat yang masa bodoh kalau kita bilang ada lorong. Itu kita seser sampai ke dalam sampai ke kapal-kapalnya kita seser. Tapi enggak ketemu juga. Itu ada kurang lebih satu jam untuk nyeser itu. Saya balik lagi ke Indomaret," ungkapnya.

Tak berselang lama sekitar 30 menit istirahat di minimarket, seorang teman ayahnya memberikan informasi dari Facebook, ternyata adiknya sudah meninggal dunia. Berdasarkan informasi yang beredar di Facebook, kedua kaki adiknya terikat, terdapat bekas jeratan tali di leher, yang anehnya lagi tidak ada bekas tanda senjata tajam. "Bapak dapat informasi dari temannya di Facebook, adik saya udah tidak ada. Udah wafat dan itu lokasinya di Bulu Cina," lanjutnya.

Iqbaal pun masih mempertanyakan persoalan tiga titik lokasi berbeda yang diperolehnya selama pencarian. "Jadi kita dapat titik tiga map yang berbeda. Mayat ditemukan di kawasan Bulu Cina. Hp iPhone berada di Kafe Marine dan hp Android berada di pelabuhan Belawan," ujarnya.

Iqbaal pun berharap kepada pihak kepolisian segera menangkap para pelaku yang menghilangkan nyawa adiknya. "Saya berharap pejabat tinggi pihak berwajib, saya memohon. Jangan ada lagi korban yang seperti ini. Meninggal yang secara kayak gini, kayak sampah, gitu Pak. Kayak binatang diikat kayak gini. Ini adik saya nomor tiga. Saya mohon ke pihak berwajib, tolong Pak, disegerakan tolong ditindaklanjuti," tegasnya.

Iqbaal mengungkap bahwa kedua handphone milik adiknya tidak ditemukan beserta satu unit mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi BK 1740 ADR berwarna putih. (cr9/Tribun-Medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.