Tak Sekadar Penuhi Kuota U-21, Pramoedya dan Akram Albar Perkuat PSMS di Liga 2 Tahun 2026
Truly Okto Hasudungan Purba August 17, 2026 02:10 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan resmi menambah dua pemain muda untuk memenuhi kebutuhan kuota pemain U-21 dalam menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Dua pemain yang diumumkan tersebut yakni Pramoedya Putra dan M. Akram Albar. Keduanya diperkenalkan melalui unggahan resmi akun Instagram @official_psmsmedan pada Kamis (13/8).

Dalam unggahan tersebut, PSMS Medan menyebut kedua pemain bukan sekadar didatangkan untuk memenuhi regulasi pemain muda. Manajemen menilai Pramoedya dan Akram memiliki pengalaman serta kualitas yang dapat membantu tim menghadapi kompetisi musim depan. "Welcome Akram dan Pramoedya. Tidak hanya untuk mengisi kuota regulasi, Akram dan Pram datang dengan penuh pengalaman dan siap tampil untuk berjuang bersama," tulis PSMS Medan.

Kehadiran kedua pemain ini sekaligus menambah daftar pemain muda yang tengah disiapkan Ayam Kinantan untuk memenuhi regulasi Liga 2 2026/2027.

Sebelumnya, PSMS Medan telah mengumumkan sejumlah pemain U-21, di antaranya Bintang Arrahim, Sulthan Zaki, Abdul Zaki Alim, Dani Saputra dan Raihan Utama. Dengan tambahan Pramoedya dan Akram, PSMS kini menyisakan satu kuota pemain muda yang ditetapkan dalam regulasi kompetisi.

Pramoedya tercatat pernah memperkuat sejumlah klub, termasuk tim Liga 1 seperti Malut United dan PSIM Yogyakarta. Ia juga pernah berseragam Barito Putera, PPOP Jakarta dan Jakarta City. Akram didatangkan PSMS Medan dari FC Porto Taibesse yang bermain di Liga Futebol Amadora Primeira Divisao, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Timor-Leste.

Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, membeberkan alasan manajemen merekrut Pramoedya Putra dan M. Akram Albar untuk memperkuat skuad menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Meski berstatus pemain regulasi, Fendi menegaskan Pramoedya dan Akram tidak direkrut semata-mata untuk memenuhi kuota pemain muda.

Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Atlet NPC Sumut Libur Satu Hari

Menurutnya, kedua pemain memiliki pengalaman bermain dan jam terbang yang cukup sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi tim Ayam Kinantan. "Ya, mereka pemain regulasi yang sudah mempunyai pengalaman. Sudah ada jam terbang mainnya," kata Fendi Jonathan kepada Tribun Medan melalui sambungan seluler.

Fendi menilai pengalaman menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses perekrutan kedua pemain tersebut. Hal ini penting bagi PSMS yang tengah membangun skuad untuk menghadapi persaingan Liga 2 2026/2027. Dengan memiliki pemain muda yang sudah merasakan atmosfer pertandingan kompetitif, manajemen berharap proses adaptasi mereka bersama tim dapat berlangsung lebih cepat.

Selain itu, Fendi mengungkapkan proses perekrutan pemain muda PSMS tidak hanya berasal dari rekomendasi tim pelatih. Manajemen juga ikut memberikan masukan terkait sejumlah pemain yang dinilai memiliki kualitas dan sesuai dengan kebutuhan tim.

Fendi menyebut dirinya turut memberikan rekomendasi kepada tim pelatih untuk kemudian dipertimbangkan lebih lanjut. "Ya, ada juga saya berikan rekomendasi ke pelatih. Ini bagus enggak, mau enggak. Ada juga dari pilihan pelatih, ada juga rekomendasi dari saya," ujarnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.