'Putih Abu-Abu Is The Best' Karya Bongky, Lagu Tema TPAAF 2026, Kompetisi Futsal Nasional SMA/SMK
Agung Budi Santoso August 16, 2026 04:44 PM

'Putih Abu-Abu Is The Best' karya Bongky, lagu tema TPAAF 2026, kompetisi futsal nasional SMA/SMK digelar Tribun Network di 20 kota.

TRIBUNSTYLE.COM, YOGYAKARTA — Musisi Bongky Marcel, salah satu pendiri Slank dan BIP, menggarap anthem resmi untuk pelajar sekolah menengah atas di Indonesia. Lagu berjudul "Putih Abu-Abu Is The Best" itu menjadi lagu tema Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026, kompetisi futsal pelajar berskala nasional yang digelar Tribun Network di 20 kota.

Karya ini lahir dari pertemuan Bongky dengan RB Danang Purwoko, National Project Manager TPAAF 2026, dalam sebuah kegiatan bersama. Proses rekaman hingga mastering seluruh lagu dilakukan di Yogyakarta.

"Saya membuat lagu ini khusus untuk Tribun Putih Abu-Abu Futsal. Ini event besar, skalanya nasional. Saya ingin ikut mendukung melalui sebuah lagu yang bisa menjadi penyemangat, menjadi identitas, sekaligus menjadi milik seluruh pelajar Indonesia," ujar Bongky saat ditemui di markas kolektif musik RocknRoll Theatre di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Bongky menuturkan, refrain lagu sengaja dibuat pendek dan mudah diteriakkan bersama-sama. Baris "Sekolahku is the best… kita datang, kita gas, kita menang" dirancang untuk diteriakkan di tribun, di ruang ganti, sampai di perjalanan menuju lapangan.

"Saya ingin liriknya terasa dekat dengan keseharian pelajar. Ada pesan kepercayaan diri di sana, ada kebanggaan pada sekolah masing-masing," katanya.

Ia menggarap "Putih Abu-Abu Is The Best" berdua bersama RB Danang Purwoko sejak penciptaan, aransemen, hingga produksi. Danang sekaligus berperan sebagai produser lagu.

Musik dan olahraga di satu panggung

Bongky menilai pertemuan antara musik dan olahraga bukan hal baru. Keduanya, kata dia, sama-sama menuntut disiplin dan latihan berulang. Ia mulai serius bermusik justru di usia sekolah menengah dan sempat membentuk band pertamanya di bangku SMA.

"Olahraga mengajarkan sportivitas, dan musik bisa jadi teman perjalanannya. Saya harap lagu ini menemani mereka saat latihan, sebelum bertanding, bahkan saat harus menerima kekalahan," ujarnya.

Melalui lagu ini, Bongky berharap pelajar dari kota berbeda bisa merasa berada di satu barisan yang sama. Ia menyebut kompetisi seluas TPAAF membutuhkan sesuatu yang bisa dirasakan bersama, bukan sekadar jadwal pertandingan.

RocknRoll Theatre dan semangat kolaborasi

Bongky kini aktif di RocknRoll Theatre, kolektif musik dengan konsep "One Stage, Many Legends" yang menghadirkan musisi lintas generasi dalam satu panggung. Beberapa nama di dalamnya antara lain Gugun Blues Shelter, Jarwo Naif, Tony Bunga, Bimo Juliet, Ferdy Element, Edo Voodoo, dan Eza Yayang. Semangat kolaboratif itu turut ia bawa ke proyek anthem TPAAF.

Rilis perdana di Solo Series

Lagu "Putih Abu-Abu Is The Best" pertama kali diperdengarkan di seri Solo, kota pertama pelaksanaan TPAAF 2026 setelah seri Gresik. Solo Series digelar di GOR UTP Karanganyar, Jawa Tengah, pada 11–18 Agustus 2026 dan diikuti 30 tim SMA/SMK se-Solo Raya.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi membuka turnamen secara simbolis melalui tendangan penalti di venue pada Selasa (11/8/2026). Setelah Solo, lagu ini akan menjadi pengiring resmi setiap seri TPAAF 2026 di 20 kota, termasuk Palembang, Bali, Semarang, Malang, Pekanbaru, Bandung, hingga Yogyakarta yang menjadi lokasi rekaman lagu sekaligus tuan rumah Grand Final nasional. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.