Kelebihan lemak di perut bisa berdampak negatif pada kesehatan dan berkontribusi pada beberapa kondisi kronis.
Salah satu jenis lemak di perut, yaitu lemak , merupakan faktor risiko utama untuk diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kondisi lainnya. Meski menghilangkan lemak di area ini sulit, ada makanan-minuman yang dapat membantu menguranginya.
8 Makanan-Minuman Pembakar Lemak
Selain berolahraga dan mengurangi makanan serta minuman manis, beberapa makanan berikut bisa membantu menghempaskan lemak.
1. Ikan Berlemak
Ikan berlemak bisa menjadi tambahan yang bergizi untuk diet seimbang. Jenis ikan ini kaya akan protein berkualitas tinggi dan lemak tak jenuh ganda omega-3, yang memberi perlindungan terhadap penyakit kronis.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lemak omega-3 bisa membantu mengurangi lemak visceral. Dikutip dari laman Healthline, usahakan untuk mengonsumsi 2-3 porsi ikan berlemak setiap minggu. Beberapa contoh ikan berlemak di antaranya salmon, haring, sarden, kembung, dan teri.
2. Probiotik
Probiotik adalah bakteri yang ditemukan dalam beberapa makanan dan suplemen. Bakteri ini memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu meningkatkan kesehatan usus dan fungsi kekebalan tubuh.
Penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis bakteri berperan dalam pengaturan berat badan. Beberapa studi menemukan, anggota keluarga , seperti , , dan , bisa membantu mengurangi lemak perut. Beberapa makanan yang mengandung probiotik yaitu yoghurt dan kefir.
3. Teh Hijau
Teh hijau mengandung kafein dan antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG), yang dikaitkan dengan sifat antitumor, anti-Alzheimer, antipenuaan, hingga berpotensi mencegah kerusakan struktural pada tingkat sistemik.
EGCG adalah katekin yang menurut beberapa penelitian juga bisa membantu mengurangi lemak perut. Efeknya bisa diperkuat jika konsumsi teh hijau dikombinasikan dengan olahraga.
Satu ulasan menyimpulkan bahwa teh hijau bisa meningkatkan penurunan berat badan, terutama jika dikonsumsi dalam dosis kurang dari 500 mg selama 12 minggu.
4. Telur
Telur bisa menjadi bagian yang sangat baik dari diet penurunan berat badan. Kombinasi protein dan lemak membantu menstabilkan gula darah.
Dikutip dari laman GoodRx, hal ini bisa mengurangi lonjakan gula darah yang dapat menyebabkan penurunan energi dan keinginan makan berlebihan.
Telur juga mengandung lemak tak jenuh yang membuat rasa kenyang lebih lama. Mengonsumsi telur di pagi hari bisa membantu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan sepanjang hari. Telur juga kaya akan leusin, yaitu asam amino yang penting untuk pembentukan otot.
5. Bayam
Bayam kaya akan lutein, zeaxanthin, dan beta-karoten. Dikutip dari laman Eating Well, semua kandungan ini merupakan anggota dari keluarga senyawa tumbuhan yang disebut karotenoid.
"Karotenoid adalah senyawa antioksidan yang ditemukan dalam sayuran merah, oranye, kuning, dan beberapa sayuran hijau," kata ahli diet Allison Knott MS, RDN.
"Senyawa ini membantu melawan peradangan dan mungkin berperan dalam memerangi penumpukan lemak."
Penelitian menunjukkan bahwa kadar karotenoid serum yang lebih tinggi dikaitkan dengan kadar lemak visceral yang lebih rendah. Sayuran kaya karotenoid, seperti bayam, mungkin sangat efektif untuk mengurangi lemak visceral, dengan beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kadar karotenoid dalam darah yang lebih tinggi memiliki jumlah lemak visceral yang lebih rendah.
6. Daging Tanpa Lemak
Daging merah mengandung tinggi lemak jenuh. Namun, bagian daging tanpa lemak bisa menjadi pilihan.
Daging sapi tanpa lemak misalnya, selain proteinnya yang tinggi, daging ini juga mengandung zat besi dan vitamin B12 untuk mendukung tingkat energi
Untuk mengontrol kandungan lemak, cari daging sapi giling tanpa lemak 90 persen atau pilih potongan daging tanpa lemak lainnya, seperti sirloin bagian atas atau tenderloin.
Protein sendiri merupakan nutrisi yang sangat penting dalam pengelolaan berat badan. Asupan protein yang tinggi meningkatkan pelepasan hormon kenyang peptida YY, yang mengurangi nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang.
7. Mentimun
Mentimun kaya akan air dan rendah kalori. Sebuah penelitian menemukan bahwa makanan dengan kandungan air tinggi dan kalori rendah dikaitkan dengan penurunan berat badan yang signifikan.
Mentimun juga mengandung serat larut yang cukup tinggi, yaitu penekan nafsu makan alami yang bisa membantu mengurangi lemak perut.
8. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti kacang merah, kedelai, polong, dan lentil merupakan sumber serat larut. Serat larut menyerap air dan membentuk gel yang membantu memperlambat pergerakan makanan saat melewati sistem pencernaan.
Studi menunjukkan bahwa serat ini bisa membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang, sehingga secara alami membuat seseorang makan lebih sedikit.
Terlebih, serat larut bisa membantu mengurangi lemak perut, dibarengi dengan aktivitas fisik yang intensif. Studi observasional yang melibatkan lebih dari 1.100 orang dewasa menemukan bahwa untuk setiap peningkatan 10 gram asupan serat larut, penambahan lemak perut berkurang sebesar 3,7 persen selama 5 tahun. Kendati demikian, pengolahan kacang juga perlu diperhatikan. Menggoreng kacang bisa menambah asupan kalori.





