Nelayan Sorue Jaya Konawe Belajar Rawat Mesin Kapal, Istri Dilatih Keterampilan Ecoprint dan Sablon
Apriliana Suriyanti August 16, 2026 06:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 120 keluarga nelayan di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilatih cara merawat mesin kapal hingga keterampilan ecoprint dan sablon.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Kerja Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Novia.

Pelatihan itu digelar dalam rangka program pemberdayaan masyarakat pesisir, khususnya di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), selama dua hari, 15-16 Agustus 2026.

Novia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut setelah pembangunan sarana dan prasarana di kawasan KNMP.

"Jadi KKP sudah membangun sarana dan prasarana di sini, selanjutnya kita melibatkan masyarakat sekitar untuk membentuk ekosistem ekonomi," kata Novia, Minggu (16/8/2026).

Dalam pelatihan tersebut, para nelayan dibekali keterampilan merawat hingga memperbaiki mesin kapal.

Baca juga: Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Desa Sorue Jaya Konawe Capai 98 Persen, Buka Peluang Usaha

Sementara istri-istri nelayan mendapatkan pelatihan ecoprint dan sablon pakaian.

Menurut Novia, keterampilan tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi keluarga nelayan, terutama untuk membantu menambah pendapatan saat memasuki masa paceklik.

"Nah ini kita libatkan mereka supaya punya usaha, dengan melibatkan narasumber dari Kendari, Serart. Nantinya Serart bisa berkolaborasi dengan para nelayan yang sudah dilatih," ujarnya.

Potensi usaha tersebut juga didukung keberadaan wisata Pulau Bokori yang berada di sekitar kawasan Desa Sorue Jaya.

Baca juga: Dirjen Perikanan Tangkap Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe, Akan Serap 3.000 Tenaga Kerja

Menurut dia, keterampilan ecoprint dan sablon dapat dikembangkan menjadi usaha suvenir yang bisa ditawarkan kepada wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bokori.

Selain pelatihan keterampilan, masyarakat pesisir di Desa Sorue Jaya juga akan diikutsertakan dalam program perlindungan bagi nelayan skala kecil.

KKP bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan bantuan pemerintah berupa pembayaran iuran bagi nelayan pada 2026.

"Jadi kita bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, insyaallah tahun 2026 ini akan memberikan bantuan pemerintah berupa pembayaran iuran," jelas Novia.

Baca juga: 3 Kampung Nelayan Merah Putih di Kendari Dibangun Pakai Dana APBN Rp11,8 Miliar, Ini Lokasinya

Tak hanya itu, para keluarga nelayan juga mendapatkan edukasi literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra.

Edukasi tersebut diberikan agar masyarakat mampu memahami dan mengelola keuangan dengan baik serta lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait penggunaan uang.

Langkah ini sekaligus diharapkan dapat mencegah masyarakat terjerat aktivitas pinjaman daring yang berisiko merugikan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.