TRIBUNMANADO.CO.ID – Sejumlah destinasi wisata favorit di Sulawesi Utara diprakirakan bakal dihiasi cuaca cerah berawan pada Minggu (16/8/2026).
Meski cukup mendukung untuk berlibur, wisatawan tetap perlu memperhatikan kondisi angin yang berpotensi mencapai 41 kilometer per jam di sejumlah kawasan.
Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado merilis prakiraan cuaca untuk sejumlah destinasi pariwisata di Sulawesi Utara yang berlaku pada Minggu (16/8/2026).
Baca juga: Kronologi Penikaman di Tomohon, Berawal Perselisihan Soal Air Keran, Seorang Pria Diamankan Polisi
Secara umum, cuaca di berbagai lokasi wisata diprakirakan cerah berawan hingga berawan pada pagi, siang, malam hingga dini hari.
Kecepatan angin bervariasi, dengan beberapa destinasi pesisir dan kawasan terbuka mencapai sekitar 41 km/jam.
Berikut daftar prakiraan cuaca dan kondisi angin di sejumlah destinasi wisata Sulut:
Danau Linow — angin 12 km/jam, suhu 19–28°C.
Air Terjun Kali — angin 21 km/jam, suhu 21–31°C.
Danau Tondano — angin 9 km/jam, suhu 19–27°C.
Gunung Tumpa — angin 40 km/jam, suhu 24–29°C.
Selat Lembeh — angin 36 km/jam, suhu 25–27°C.
Bukit Doa Mahawu — angin 12 km/jam, suhu 19–28°C.
Cagar Alam Tangkoko — angin 37 km/jam, suhu 22–30°C.
Puncak Pusunge — angin 41 km/jam, suhu 24–30°C.
Taman Nasional Bunaken — angin 40 km/jam, suhu 26–29°C.
Pulau Lihaga — angin 41 km/jam, suhu 25–30°C.
Pulau Sara — angin 41 km/jam, suhu 26–28°C.
Kawasan Pantai Likupang — angin 41 km/jam, suhu 24–31°C.
Waktu matahari terbit diprakirakan pukul 05.40 WITA, sedangkan matahari terbenam sekitar 17.50 WITA.
Prakiraan cuaca adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperkirakan keadaan atmosfer di waktu yang akan datang dan di wilayah tertentu.
Saat ini, prakiraan cuaca dilakukan dengan mengumpulkan data mengenai keadaan atmosfer dengan menggunakan ilmu pengetahuan tentang proses-proses yang terjadi di atmosfer.
Sulawesi Utara adalah provinsi di ujung utara Pulau Sulawesi yang kaya akan kekayaan alam, budaya, dan tradisi. Ibu kotanya, Manado, menjadi pusat pemerintahan sekaligus gerbang utama pariwisata provinsi ini.
Sulawesi Utara terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya, terutama Taman Nasional Bunaken yang mendunia, serta pegunungan dan danau yang memesona seperti Danau Tondano dan Gunung Lokon.
Selain alamnya yang menawan, provinsi ini juga memiliki kekayaan budaya dan toleransi antarumat beragama.
Masyarakatnya hidup rukun dengan semboyan lokal “Torang Samua Basudara”, menegaskan nilai persaudaraan yang kuat di tengah keberagaman.
Kuliner khasnya, seperti tinutuan (bubur Manado) dan cakalang fufu, menambah daya tarik bagi wisatawan yang datang.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini