Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan hadi saat komite inovasi baru pemerintahan yang terdiri dari Chief Executive Organisation (CEO) perusahaan kripto serta pemimpin perusahaan pasar prediksi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mengadakan pertemuan di Gedung Putih pada Rabu pekan depan.
Mengutip Coindesk, Minggu (16/8/2026), CEO perusahaan yakni Coinbase, Ripple, Gemini, Robinhood, Polymarket dan Kalshi merupakan anggota Komite Penasihat Inovasi (Innovation Adisory Committee) yang baru dibentuk di Commodit Futures Trading Commission (CFTC) .
Namun, sebelum menghadiri rapat komite pertama mereka pada Kamis, para CEO kripto tersebut akan berkumpul untuk pertemuan di Gedung Putih. Menurut sumber, peserta telah diberi tahu mengenai rencana kehadiran Trump.
Pertemuan yang akan berlangsung di Eisenhower Executive Office Building, gedung yang bersebelahan dengan Gedung Putih ini bertujuan untuk memulai dialog kebijakan di beberapa sektor utama inovasi AS.
Daftar peserta pertemuan tersebut juga diperkirakan mencakup Ketua CFTC Mike Selig dan sejumlah penasihat lainnya, menurut sumber-sumber tersebut. Salah satu sumber menambahkan Menteri Keuangan Scott Bessent dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick mungkin turut hadir.
Juru bicara Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait rencana tersebut.
Dari sisi industri, para CEO kripto terkemuka juga akan bergabung dengan para pemimpin dari institusi keuangan yang lebih konvensional. Anggota komite ini mencakup para pemimpin CME Group, Nasdaq, dan Intercontinental Exchange, di antara banyak lainnya. Frank La Salle, pimpinan DTCC, juga tercatat sebagai anggota.

Pertemuan pada Kamis sore di kantor CFTC akan membahas secara mendalam agenda inovasi kelompok tersebut. Sesi pembuka bertajuk "Evolusi Regulasi Kripto: Dari Ketidakpastian menuju Kejelasan." Salah satu topik yang diusulkan digambarkan sebagai "tantangan yang masih ada dalam mewujudkan struktur pasar federal yang kokoh dan berkelanjutan."
Gedung Putih dan Trump telah terlibat dalam perdebatan sengit mengenai upaya meloloskan Digital Asset Market Clarity Act melalui pemungutan suara akhir di Senat AS. Langkah selanjutnya mungkin bergantung pada kesediaan presiden untuk menerima batasan etika yang lebih ketat terkait keterlibatan pribadinya dalam industri kripto.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.