Belasan Anak Berkebutuhan Khusus Tampil di Runway, Rayakan Kelulusan dengan Penuh Percaya Diri
Feryanto Hadi August 16, 2026 08:23 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Bagi sebagian anak, berani berdiri di depan banyak orang, tersenyum, dan menunjukkan kemampuan diri merupakan pencapaian yang patut diapresiasi.

Semangat itulah yang terasa dalam Graduation Kelas 1 Batch 1 AKAR Development Camp melalui acara bertajuk “Roots to Runway” di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Minggu (16/8/2026).

Sebanyak 13 anak berkebutuhan khusus (ABK) tampil dalam peragaan busana sebagai bagian dari perayaan kelulusan mereka. Adrian, Felice, Galang, Zilan, Jevon, Griseila, Niki, Grissandi, Atawa, Ninno, Safwanah, Karla, dan Prinz melangkah ke atas runway mengenakan karya desainer Chaera Lee.

Bagi ke-13 anak tersebut, panggung bukan sekadar tempat berjalan mengenakan busana.

Setiap langkah menjadi gambaran dari proses belajar, keberanian, dan rasa percaya diri yang tumbuh selama mengikuti program AKAR Development Camp.

Bukan Soal Siapa yang Paling Cepat

AKAR Development Camp merupakan program pengembangan diri dan pembentukan karakter anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, dengan pendekatan pembelajaran modeling.

Program tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan suportif.

Anak diberikan kesempatan untuk mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, sekaligus belajar mengekspresikan kemampuan mereka.

Konsep “Roots to Runway” menggambarkan perjalanan tersebut.

Roots menjadi simbol tempat anak bertumbuh dan menguatkan diri, sedangkan Runway menjadi ruang untuk menunjukkan hasil dari proses yang telah mereka jalani.

Di atas panggung, tidak ada tuntutan agar seorang anak harus tumbuh dengan cara yang sama seperti anak lainnya.

Setiap anak memiliki ritme, karakter, dan proses perkembangan masing-masing.

Karena itu, keberhasilan tidak semata-mata diukur dari seberapa cepat mereka mencapai sesuatu, tetapi dari keberanian untuk mencoba, belajar, dan terus berkembang.

Peragaan busana karya Chaera Lee menjadi bagian dari perayaan keberagaman tersebut. Ke-13 anak tampil dengan karakter dan keunikannya masing-masing sehingga menciptakan momen yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menyentuh secara emosional.

Panggung untuk Semua Anak

Bagi AKAR Development Camp, memberikan panggung kepada anak berkebutuhan khusus bukan sekadar memberi kesempatan untuk tampil di hadapan publik.

Panggung menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa setiap anak memiliki potensi, suara, dan hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan serta penghargaan.

"Satu perubahan kecil yang kita mulai hari ini akan menjadi langkah yang jauh lebih besar untuk menginspirasi dunia," ujar Agyl Hoffman, Chief People Officer AKAR Development Camp.

Agyl menjelaskan, anak-anak yang dinyatakan lulus dari program tersebut nantinya akan masuk ke dalam talent management.

Mereka juga akan melanjutkan pendidikan dan mengikuti tahapan pengembangan berikutnya dengan tantangan yang semakin meningkat.

Menurutnya, terdapat sejumlah kriteria yang menjadi pertimbangan dalam kelulusan peserta, antara lain kemampuan tampil di runway, mengikuti sesi pemotretan, serta menunjukkan sikap dan kedisiplinan, termasuk kehadiran selama program.

Dalam proses pembelajaran, anak-anak juga dapat berkomunikasi dengan cara yang berbeda.

Sebagian peserta menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi, sementara pendamping tetap tersedia terutama ketika anak berada di luar kelas.

"Untuk komunikasi mereka mengerti apa yang kita omongkan. Tapi mereka biasanya memakai bahasa isyarat. Kalau pendamping ada tapi mereka hanya saat di luar kelas," jelasnya.

Melihat Potensi, Bukan Keterbatasan

Melalui “Roots to Runway”, AKAR Development Camp ingin mendorong masyarakat melihat anak berkebutuhan khusus bukan semata-mata berdasarkan keterbatasan yang dimiliki.

Lebih dari itu, mereka diharapkan dapat dipandang dari kemampuan, proses, keberanian, karakter, dan prestasi yang terus dibangun.

Ke-13 anak yang tampil hari itu membuktikan bahwa ketika diberikan ruang yang aman, dukungan yang tulus, serta kesempatan yang setara, mereka mampu menemukan keberanian untuk tampil dan bersinar dengan caranya masing-masing.

Setiap anak memiliki cerita. Setiap anak memiliki potensi. Dan setiap anak berhak mendapatkan panggung untuk menunjukkan dirinya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.