Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Aktivitas pariwisata di Pantai Kedu Warna, Kabupaten Lampung Selatan, tercatat belum menunjukkan peningkatan atau lonjakan kunjungan yang signifikan memasuki pertengahan Agustus 2026.
Baca juga: Cara Unik Warga Kedaton Bandar Lampung Sambut HUT ke-81 RI, Sulap Gang 100 Meter
Jumlah wisatawan yang berkunjung pada hari kerja maupun akhir pekan dilaporkan masih relatif datar dibandingkan periode biasa.
Pengelola Pantai Kedu Warna, Sendi Artha, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah faktor utama yang memengaruhi kelesuan tingkat kunjungan tersebut.
Satu di antaranya adalah padatnya agenda kesibukan masyarakat di lingkungan pemukiman masing-masing dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Memasuki bulan Agustus, warga biasanya sibuk di kampung masing-masing. Mulai dari perlombaan, kerja bakti, hingga berbagai kegiatan lingkungan untuk memeriahkan HUT RI," terang Sendi Artha, Minggu (16/8/2026).
Selain faktor kesibukan warga lokal, masa libur semester perguruan tinggi juga berdampak pada berkurangnya kunjungan rombongan mahasiswa yang biasanya menjadi penyumbang angka wisatawan.
Di sisi lain, kekhawatiran calon pengunjung terkait isu aktivitas Gunung Anak Krakatau masih kerap memicu pertanyaan seputar jaminan keamanan berwisata di pesisir pantai.
Kendati kunjungan harian cenderung melandai, tren aktivitas berkemah (camping) di Pantai Kedu Warna justru terpantau tetap stabil dan diminati.
Saban malamnya, area pesisir pantai masih menampung rata-rata 100 hingga 150 peserta camping.
Bahkan, pada malam menjelang peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2026, sejumlah komunitas dijadwalkan menggelar aksi camping bersama yang bakal dilanjutkan dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih di tepi pantai pada Senin (17/8/2026).
Pihak pengelola berharap tren kunjungan wisatawan dapat kembali bergairah serta mengalami lonjakan signifikan pada periode libur panjang (long weekend) pada pekan mendatang.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )