Laporan Wartawan TribunGayo.com Asnawi Luwi| Aceh Tenggara
TRIBUNGAYO.COM, KUTACANE - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komunitas Sahabat Berbagi Bahagia dan Muhammadiyah Aceh Tenggara (Agara) menggelar berbagai kegiatan di pedalaman Kecamatan Leuser di Desa Bunbun Indah dan Bunbun Alas.
Lokasi ini merupakan daerah Tertinggal, Terluar dan Terdalam (3T) yang menempuh waktu selama lima jam perjalanan dari Ibu Kota Kabupaten menuju lokasi dengan kondisi jalan yang rusak dan terjal.
Kondisi perjalanan menuju lokasi pengabdian menggunakan mobil truk lebih kurang 5 jam dari perkotaan.
Perjalanan sempat terhenti karena hujan dan semua tim Volunteers terpaksa jalan kaki lebih kurang 1 jam dan setelah hujan berhenti dan truk bisa lanjut kembali meneruskan perjalanan ke lokasi tersebut.
Lokasi ini bukan saja jauh dari Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, akan tetapi juga untuk jaringan telepon seluler sulit dan hanya ada beberapa titik yang memiliki jaringan termasuk untuk wifi.
Koordinator Program Pengabdian Masyarakat Tepian Negeri, Firmando Selian SSos kepada TribunGayo.com, Minggu (16/8/2026) mengatakan, kegiatan mereka laksanakan sejak tanggal 10 hingga 18 Agustus 2026.
Kegiatan yang bertema "Kado Kemerdekaan untuk Tepian Negeri, Menanam Ilmu di Sanubari, Merawat Alam dengan Aksi, Menjaga Kesehatan Sejak Dini" telah dilaksanakan.
Seperti festival gebyar anak, penanaman pohon, kelompok belajar. Pembagian paket sekolah (buku, pulpen, Iqro dan Alquran).
Kegiatan malam nonton bareng film-film kisah Islam di Mesjid dengan anak-anak dan edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).
Dalam kegiatan ini, melibatkan mahasiswa dari Fakultas Pendidikan, kesehatan seperti perawat dan Pendidikan Agama Islam, kesenian, akuntansi, teknik sipil dari Perguruan Tinggi dan Universitas yang ada di Aceh Tenggara dan Banda Aceh seperti Poltekes Kemenkes Banda Aceh dan ISBI Aceh. (*)
Baca juga: VIDEO: Mahasiswa Aceh Tenggara dan Banda Aceh Gelar Aksi Kemerdekaan di Pedalaman Leuser
Baca juga: Harga Kakao dan Pinang Kering di Aceh Tenggara Stabil, Petani Berharap Melonjak Lagi
Baca juga: Pascabanjir Bandang di Aceh Tenggara, GeRAK Aceh Minta Kejati Usut Bantuan Presiden Rp 4 Miliar