Belum Tentu Rusak, Apa Penyebab Umum Lampu Indicator Eco Riding Tidak Menyala?
Hasriyani Latif August 16, 2026 09:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lampu indikator Eco Riding pada sepeda motor kerap dijadikan panduan pengendara untuk mengetahui apakah cara berkendara sudah cukup efisien. 

Lampu biasanya berwarna hijau dan aktif saat tarikan gas halus serta putaran mesin (RPM) stabil.

Namun, ketika indikator tersebut tidak menyala apakah karena rusak?

Ada beberapa kondisi yang bisa membuat indikator Eco Riding tidak aktif. 

Salah satunya berkaitan dengan cara pengendara membuka gas. 

Akselerasi yang terlalu agresif atau kebutuhan tenaga mesin yang lebih besar dapat membuat indikator tidak menyala.

Baca juga: Perlukah Ganti Oli Mesin Jika Motor Jarang Dipakai? Ini Penjelasan Astra Motor Sulsel

Technical Service Manager Astra Motor Sulsel, Anton Prihatno mengatakan kondisi tersebut merupakan hal yang bisa terjadi saat motor digunakan dalam situasi tertentu.

"Indikator Eco Riding yang tidak menyala tidak selalu menandakan adanya kerusakan," kata Anton kepada Tribun-Timur.com di Makassar, Sabtu (16/8/2026). 

Lampu eco riding, kata dia, juga dipengaruhi gaya dan kondisi berkendara.

Seperti akselerasi yang terlalu agresif atau kebutuhan tenaga mesin yang lebih besar.

Karena itu, pengendara tidak perlu langsung membawa motor ke bengkel ketika indikator Eco Riding tidak menyala sesekali. 

Pengendara bisa mengevaluasi cara berkendara, terutama saat akselerasi dan menjaga putaran mesin.

"Namun, apabila indikator tidak menyala terus-menerus meskipun motor dikendarai dalam kondisi normal, konsumen disarankan melakukan pemeriksaan di AHASS untuk memastikan kondisi sistem indikator tetap optimal," jelas Anton.

Cara Berkendara Hemat dengan Eco Riding

Eco Riding merupakan teknik berkendara yang bertujuan membantu mengoptimalkan penggunaan bahan bakar. 

Kebiasaan ini semakin relevan di tengah kebutuhan pengendara untuk mengatur pengeluaran sehari-hari, termasuk biaya bahan bakar atau BBM.

Dalam penerapannya, banyak manfaat diperoleh pemotor. 

Selain mampu menekan angka konsumsi bahan bakar, juga berpengaruh pada pelestarian lingkungan hidup.

Berikut cara menerapkan eco riding:

  • Putar slongsong gas secara perlahan saat akan memulai perjalanan. 

Memulai perjalanan dengan akselerasi tinggi dengan memutar gas secara tiba-tiba hanya akan membuat konsumsi bahan bakar berlebih.

  • Jaga putaran mesin pada RPM optimal dan jangan bebani mesin sepeda motor bekerja pada RPM tinggi sehingga pemakaian BBM jadi lebih optimal.
  • Bekendaralah dengan kecepatan konstan. 

Perhatikan nyala lampu eco riding indicator untuk menemukan kecepatan dan putaran mesin ideal sehingga konsumsi BBM jadi lebih efisien. 

Jika lampu menyala semakin terang maka pemakaian BBM semakin irit.

  • Jaga jarak aman dengan pengendara di depan untuk menghindari terjadinya pengereman mendadak atau tabrakan.

(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.