TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perjalanan panjang dari Bangkalan menuju Surabaya akhirnya berbuah kesempatan yang selama ini dinantikan tim putri SMAN 3 Bangkalan (Smaga Bangkalan).
Para pemain harus menyeberangi laut sebelum melanjutkan perjalanan menuju DBL Arena Surabaya untuk menjalani debut di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Perjalanan menuju kompetisi basket pelajar bergengsi tersebut bukanlah hal yang mudah. Para pemain harus menyeberangi laut sebelum kembali melanjutkan perjalanan panjang menuju Surabaya.
Nabil Santia Kanza selaku head coach Smaga Bangkalan turut menceritakan proses panjang yang dilalui anak asuhnya hingga akhirnya bisa tampil di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Baca juga: Cedera Parah Pasca Kecelakaan Tak Hentikan Damar, Comeback di DBL Arena Berbuah 11 Poin
“Ini prosesnya panjang sekali, karena basket putri Smaga Bangkalan baru aktif pada tahun 2024. Lalu, saat pendaftaran DBL dibuka, anak-anak antusias sekali untuk coba daftar,” cerita Coach Nabil, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Ketika para pemain meminta izin untuk mendaftarkan diri ke DBL, Coach Nabil hanya memberikan kesempatan untuk mencoba apabila memang ada peluang. Setelah melewati tahap waiting list, kesempatan tersebut akhirnya terwujud. Tim putri Smaga Bangkalan resmi mendapatkan tiket untuk menjalani debut di DBL East Java-North.
Menurut Coach Nabil, para pemain memiliki semangat dan keinginan besar untuk merasakan atmosfer kompetisi tersebut. Melihat anak-anak asuhnya tampil di DBL Arena juga menjadi momen spesial bagi sang pelatih karena mengingatkannya pada masa SMA.
“Saya dulu pas SMA juga pengin main di DBL tapi belum kesampaian. Alhamdulillah, saya bisa mengantarkan anak-anak Smaga Bangkalan main di DBL,” bebernya.
Persiapan yang dilakukan Coach Nabil bersama tim pun membuahkan hasil. Dalam pertandingan perdana, Smaga Bangkalan mampu memberikan perlawanan dan bahkan sempat unggul selama dua kuarter berturut-turut, yakni pada kuarter kedua dan ketiga.
“Putri Smaga Bangkalan ini saya rasa lebih siap untuk bertanding. Padahal ini pertama kali mereka main di sini, tapi mereka berhasil buktikan kemampuan mereka,” papar Coach Nabil.
Meski akhirnya harus mengakui keunggulan SMA Untung Surapati Sidoarjo dengan skor 16-22, Coach Nabil tidak melihat hasil tersebut sebagai alasan untuk kecewa. Ia justru memberikan apresiasi atas perjuangan dan kerja keras seluruh pemain.
“Di pertandingan berikutnya dengan lawan yang pastinya jauh lebih berat, kami akan melakukan persiapan yang lebih dari ini dan akan selalu tekankan pada anak-anak bahwa pertandingan mendatang PR-nya makin banyak,” ungkapnya.
Salah satu pemain Smaga Bangkalan, Qatrunadda Azzalea Putri, juga membagikan pengalamannya saat menjalani debut di DBL Arena. Pemain bernomor punggung 4 tersebut mengaku pertandingan perdana terasa sangat menegangkan sekaligus menyenangkan.
“Pertandingan hari ini panas banget, seru, dan jujur aku deg-degan karena ini pertandingan pertama kami di DBL,” ujar siswi kelas XI yang akrab disapa Aza tersebut.
Rasa gugup tidak menghalangi Aza untuk memberikan penampilan terbaik. Bermain selama 30 menit, ia mampu mencatatkan sembilan poin, satu rebound, dan dua steal.
“Bisa main di DBL aja aku kaget, Kak. Apalagi dapetin statistik seperti itu, pasti nggak nyangka,” cerita Aza.
Tampil di DBL Arena rupanya telah menjadi impian Aza sejak masih duduk di bangku SMP. Keinginan tersebut akhirnya terwujud ketika ia memasuki tahun kedua di SMA.
Kebahagiaan Aza dan rekan-rekannya bahkan sudah terasa sejak Smaga Bangkalan dinyatakan lolos dari waiting list. Momen tersebut dirayakan bersama seluruh tim melalui acara makan bersama yang turut dihadiri guru hingga kepala sekolah.
“Kami nggak hanya makan-makan sama tim, tapi juga bareng guru sampai kepala sekolah. Di acara itu, kepala sekolah juga ngasih doa yang terbaik buat kami,” tuturnya.
Kekalahan pada laga debut tidak membuat Smaga Bangkalan kehilangan semangat. Sebaliknya, tim putri tersebut bertekad menjadikan pertandingan pertama sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih baik pada laga berikutnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema “100 persen Indonesia”. Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.