TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus Provinsi (Pengprov) Indonesia Cycling Federation (ICF) Sumatera Utara melaporkan hasil keikutsertaan kontingen balap sepeda Sumut pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ICF Road 2026 kepada Ketua Umum KONI Sumatera Utara. Pengprov ICF Sumut turut menyampaikan evaluasi sekaligus capaian prestasi atlet yang berhasil mengharumkan nama Sumatera Utara di ajang nasional tersebut.
Kejurnas ICF Road 2026 berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat, pada 18-21 Juni 2026. Kejuaraan ini diikuti ratusan pembalap dari 26 provinsi dan menjadi salah satu agenda nasional paling bergengsi dalam kalender balap sepeda Indonesia.
Laporan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengprov ICF Sumut Agung Nugraha Buchari didampingi Sekretaris Umum M. Rizky Faizha Putra kepada Ketua Umum KONI Sumut Hatunggal Siregar, di Kantor KONI Sumut,pada Kamis (30/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari laporan pertanggungjawaban kepada KONI Sumut sekaligus penyampaian hasil evaluasi terhadap performa atlet balap sepeda Sumatera Utara selama mengikuti Kejurnas. Pengprov ICF Sumut melaporkan pencapaian membanggakan atlet andalan Sumut, Dara Latifah. Pembalap putri tersebut sukses menyabet gelar juara pada nomor Individual Time Trial (ITT) serta meraih posisi runner-up di nomor Road Race.
Hasil tersebut menjadi salah satu prestasi terbaik yang diraih kontingen Sumatera Utara pada Kejurnas ICF Road 2026 sekaligus menunjukkan daya saing atlet balap sepeda Sumut di level nasional. Ketua Umum Pengprov ICF Sumut Agung Nugraha Buchari mengatakan keberhasilan Dara Latifah merupakan buah dari proses pembinaan yang terus dilakukan secara berkesinambungan oleh Pengprov ICF Sumut bersama tim pelatih.
Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Sumatera Utara, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet menghadapi agenda nasional maupun internasional berikutnya. "Prestasi yang diraih Dara Latifah merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh jajaran Pengprov ICF Sumut. Kami melaporkan capaian ini kepada Ketua Umum KONI Sumut sekaligus memohon dukungan agar pembinaan atlet dapat terus ditingkatkan menghadapi agenda nasional maupun internasional berikutnya," ujar Agung.
Baca juga: Setelah Raih Emas Asia GAMMA Championship, Jon Saragih Incar Gelar Juara Dunia di Spanyol
Sementara itu, Sekretaris Umum Pengprov ICF Sumut M. Rizky Faizha Putra menilai Kejurnas ICF Road menjadi tolok ukur penting dalam melihat perkembangan hasil pembinaan atlet selama ini. Menurutnya, kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga sebagai bahan evaluasi untuk mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi yang lebih besar pada masa mendatang.
Ia berharap keberhasilan Dara Latifah mampu memotivasi atlet-atlet balap sepeda Sumatera Utara lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan menorehkan prestasi di tingkat nasional. "Poin penting dari pertemuan tersebut yakni hasil Kejurnas ICF serta merapihkan beberapa administrasi yang belum selesai," kata Rizky.
Kejurnas ICF Road 2026 di Pangandaran sendiri menjadi salah satu kejuaraan balap sepeda nasional terbesar tahun ini. Selain menjadi ajang perebutan gelar juara nasional, kejuaraan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pemantauan atlet-atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat Indonesia pada berbagai kejuaraan internasional.
Usai mengikuti Kejurnas, Pengprov ICF Sumut akan kembali menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ICF Sumut pada Agustus 2026. Ajang tersebut akan mempertandingkan sejumlah nomor, yakni BMX, Road Bike, dan Mountain Bike (MTB), sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaring serta membina bibit-bibit atlet balap sepeda potensial di Sumatera Utara. (cr29/tribun-medan.com)