Akademisi Desak Audit Hukum Total Insiden Terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II
Dyan Rekohadi August 17, 2026 02:32 AM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Penanganan insiden kebakaran hebat yang melanda KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Kabupaten Sumenep mengundang perhatian serius dari kalangan akademisi hukum.

Kapal penumpang rute Surabaya–Makassar yang dilalap si jago merah pada Minggu (2/8/2026) tersebut dinilai harus diusut secara mendalam dan menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

Proses penyelidikan diminta tidak sekadar menyasar lokasi awal muasal api, melainkan wajib menelusuri seluruh proses legalitas sebelum kapal dilepas berlayar dari pelabuhan.

 

Penyelidikan Harus Berbasis Fakta Lapangan dan Bebas Asumsi

Dekan Fakultas Hukum Universitas Islam Lamongan, Ayu Dian Ningtias, menegaskan pentingnya membangun konstruksi perkara berlandaskan fakta forensik yang kuat di lapangan.

Ia mengingatkan agar tim penyidik tidak terburu-buru mengambil simpulan awal yang hanya didasari oleh dugaan atau asumsi semata.

Fakta empiris di lapangan dipandang menjadi pijakan utama untuk memetakan ada atau tidaknya pelanggaran hukum beserta hubungan sebab-akibat dari Tragedi tersebut.

Kandidat doktor Ilmu Hukum Universitas Airlangga tersebut menjelaskan bahwa audit hukum wajib dilakukan mengacu pada regulasi Undang-Undang Pelayaran terbaru.

Pemeriksaan berlapis harus menyisir kelaiklautan fisik kapal, kesiapan kelistrikan, fungsi detektor asap, pompa pemadam, hingga ketersediaan sekoci darurat.

Apabila ditemukan sarana keselamatan yang tidak berfungsi, penyidik wajib mengurutkan kronologi secara rinci untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian tersebut.

• Basarnas Hentikan Penyisiran KMP Mutiara Sentosa II di Utara Madura, Ini Alasannya

 

Verifikasi Dokumen Syahbandar hingga Manifest Penumpang

Pemeriksaan terhadap pihak Syahbandar maupun pejabat KSOP dinilai penting untuk meneliti keabsahan sertifikat keselamatan dan Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

Ayu juga menekankan pentingnya merekonstruksi data manifest penumpang dan jenis muatan kendaraan secara faktual menggunakan rekaman CCTV serta data boarding.

Langkah perincian muatan kapal ini krusial mengingat kapasitas serta stabilitas kapal memiliki keterkaitan langsung dengan keselamatan operasional pelayaran.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.