Enzo Fernandez di Chelsea, Comeback yang Dicaci dan Dinanti
Muhammad Nursina Rasyidin August 17, 2026 11:57 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Jika ada pemain Chelsea yang cukup dinantikan untuk dilihat kembali permainannya, pemain tersebut adalah Enzo Fernandez.

Sang gelandang tengah flamboyan ini akhirnya menjalani laga perdananya bagi Chelsea setelah tampil di Piala Dunia lalu bersama Argentina.

Ia tampil sebagai pemain pengganti di laga Chelsea dan Real Sociedad di Stamford Bridge pada Sabtu, 15 Agustus lalu.

Enzo masuk di menit ke-62 untuk menggantikan Reece James yang bermain apik di pertandingan tersebut.

Pemain asal Argentina ini tak hanya sekadar masuk ke lapangan saja.

Ia kembali bersama rekan-rekannya di Chelsea sembari menenteng ban kapten di lengan kirinya.

Sayangnya, sambutan yang diberikan kepada sang wakil kapten cukup bercampur aduk.

Ada tepuk tangan yang terlihat dan terdengar dari para penggemar The Blues soal masuknya Enzo.

Namun ada juga yang langsung menyorakinya (boo) dengan lantang.

Bahkan ketika ia mengendalikan bola di kakinya, cacian dan sorakan juga terus terdengar dari para penggemar.

Baca juga: RB Leipzig Cari Yan Diomande Jilid 2, Eks Chelsea Jadi Calon Mesin Uang Baru

Hal itu barangkali berhubungan dengan aksinya semasa membela Argentina di Piala Dunia lalu.

Saat Argentina menjejak ke babak semifinal, Tim Tango berhadapan dengan Inggris.

Pada laga itu Enzo ikut mencetak gol yang membuat langkah Inggris akhirnya tumbang di empat besar.

Hal yang semakin memperparah citranya di beberapa wilayah Inggris adalah soal insiden setelah pertandingan.

Ia menjadi salah satu dari tiga pemain Argentina yang membentangkan banner tertentu yang bisa dibilang cukup sensitif bagi Inggris.

Sejak itu, namanya langsung menjadi buah bibir dan bahkan sering dicaci penggemar Chelsea.

Momen di pertandingan melawan Real Sociedad bak menjadi puncak imbas dari perbuatan Enzo tersebut.

Fans Chelsea yang dikenal sangat loyal kepada Inggris dan pemerintahnya, langsung menghujani Enzo dengan sorakan seperti itu.

Barangkali dengan berjalannya waktu, hal tersebut akan mulai berkurang.

Penyambutan semacam itu juga sangat berisiko bagi Chelsea yang saat ini masih menjadi pemilik sah Enzo Fernandez.

Bisa saja sang pemain menjadi tak betah dan memberikan toleransi atas aksi tersebut.

Hal paling buruk tentu saja bagi Enzo meminta pindah ke tim lain.

Apalagi dirinya memang menjadi salah satu pemain Chelsea yang paling diminati tim-tim lain.

Mulai dari Manchester City hingga Real Madrid dikabarkan siap menampung pemain berusia 25 tahun ini.

Namun kemungkinan yang lebih terbuka baginya adalah pergi ke Manchester City untuk bereuni bersama pelatih Enzo Maresca.

Kemungkinan itu semakin terbuka dengan hengkangnya Rodri dari Etihad Stadium ke Barcelona.

Maresca membutuhkan gelandang jangkar baru di timnya yang juga bisa menjadi penyalur bola ke depan.

Masalahnya, mendatangkan Enzo dari Chelsea tak akan menjadi perkara mudah.

Chelsea selaku tim pemilik pastinya akan memegangi Enzo dengan nilai transfer yang tak sedikit.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.