Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Tepat pukul 00.00 WIB, suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Kalianda, Lampung Selatan, Senin (17/8/2026).
Baca juga: Bela Supri yang Pulang Larut, Lison Malah Ditusuk Besan hingga Tewas
Di tengah suasana malam, cahaya lilin menerangi pusara 37 pahlawan yang dimakamkan di TMP Kusuma Bangsa. Mereka terdiri dari 35 anggota Angkatan Bersenjata dan dua pejuang rakyat.
Keheningan itu menjadi bagian dari pelaksanaan Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Wakil Bupati Lampung Selatan Muhammad Syaiful Anwar bertindak sebagai inspektur upacara.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam suasana khidmat, Syaiful membacakan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci di hadapan para peserta upacara.
"Menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa," ucap Syaiful.
Ia juga menyampaikan bahwa perjuangan dan pengabdian para pahlawan menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa yang perlu terus dikenang dan dimaknai oleh generasi penerus.
"Perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebhaktian yang saudara-saudara tempuh, adalah jalan bagi kami juga," tuturnya.
Rangkaian Apel Kehormatan dan Renungan Suci kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur.
"Kami berdoa, semoga arwah saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, serta mendapat tempat yang sewajarnya," kata Syaiful.
Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kusuma Bangsa menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan.
Kegiatan yang berlangsung tepat pada pergantian hari itu menjadi momentum untuk mengenang kembali jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang bagi bangsa dan negara.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)