Ratusan Pendaki Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa Di Gunung Sangar Bandung saat HUT RI
Muhamad Syarif Abdussalam August 17, 2026 01:48 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di puncak Gunung Sangar, Kampung Citiis, Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Senin (17/8/2026).

Ratusan orang berkumpul di puncak gunung dengan ketinggian 1.696 meter di atas permukaan laut (mdpl) untuk menggelar upacara pengibaran bendera sekaligus membentangkan bendera Merah Putih raksasa berukuran 40 x 20 meter.

Sejak pagi, ratusan orang yang terdiri atas relawan, peserta, dan pendaki telah bersiap di basecamp Gunung Sangar. Mereka kemudian bersama-sama melakukan perjalanan panjang menuju puncak yang ditempuh sekitar satu jam.

Perjalanan menuju puncak menjadi bagian tersendiri dari kegiatan tersebut. Di mana, untuk melancarkan kegiatan di puncak, para relawan harus memanggul bendera raksasa yang telah digulung secara bersama-sama sepanjang jalur pendakian.

Sesampainya di puncak, peserta terlebih dahulu mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih untuk memperingati HUT ke-81 RI. Usai upacara, bendera raksasa kemudian dibentangkan di kawasan Puncak Gunung Sangar secara bersama-sama.

Penanggung Jawab Kegiatan, Rizky Priyadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 orang. Kegiatan ini digagas oleh Mahasiswa Pencinta Kelestarian Alam (MPKA) Rimbawan yang bergerak di bidang konservasi.

"Untuk pesertanya itu sendiri, sekitar 200 peserta dan 100 volunteer. Lalu juga diikuti sesama pendaki-pendaki lain, jadi total semua sekitar 500 orang di Puncak Sangar. Termasuk pencinta-pencinta alam lainnya," ujarnya pada Senin (17/8/2026).

Rizky mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan upacara pengibaran bendera sekaligus membentangkan bendera merah raksasa di puncak Gunung Sangar tersebut dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, yaitu dua minggu.

Meski demikian, proses membawa bendera raksasa hingga ke puncak bukan perkara mudah. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah proses dropping atau membawa berbagai perlengkapan dan logistik menuju lokasi kegiatan.

"Ini pertama kali kami membentangkan bendera raksasa. Dulu pernah membentangkan bendera juga cuma itu panjang sekitar 1.000 meter. Yang sekarang adalah pembentangan bendera raksasa yang pertama kalinya bagi kami," katanya.

Meskipun begitu, berbagai kendala dapat dilalui sehingga rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar. Bagi Rizky, pembentangan bendera raksasa ini juga memiliki pesan yang ingin disampaikan kepada para pencinta alam dan generasi muda.

"Kami berharap kegiatan ini bisa menggugah lagi rasa nasionalisme terhadap negara Indonesia. Dan kepada pencinta alam, mari kita jaga alam terus dan semoga semuanya pencinta alam ini lebih peduli lagi terhadap kebersihan lingkungan," ucapnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.