Semangat memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga terasa sampai ke Nouméa di Kaledonia Baru.
Itu terlihat dari antusiasme masyarakat yang tetap hadir, meskipun kegiatan upacara bendera dilaksanakan pada hari Senin dan bertepatan dengan hari kerja.
Tidak sedikit masyarakat yang secara khusus mengambil cuti dari pekerjaan agar dapat mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI serta pertemuan masyarakat yang diselenggarakan di KJRI Nouméa.
Bagi masyarakat Indonesia di tanah rantau, kehadiran dalam peringatan kemerdekaan memiliki arti lebih dari sekadar mengikuti sebuah agenda. Upacara pengibaran bendera di Noumea pun berlangsung khidmat.
Di tengah kesibukan pekerjaan dan kehidupan sehari-hari, keputusan untuk mengambil cuti menunjukkan bahwa momentum memperingati kemerdekaan dan berkumpul bersama komunitas Indonesia tetap menjadi sesuatu yang penting dan bermakna.
"Walaupun kegiatan dilaksanakan pada hari kerja dan kami harus mengambil cuti, kami tetap ingin hadir. Bagi kami, peringatan kemerdekaan adalah momentum yang penting untuk berkumpul dan merayakan Indonesia bersama-sama," ujar salah seorang WNI di Noumea.
Upacara bendera di Kaledonia Baru Foto: (dok. KJRI Noumea)
|
Pada pagi hari, masyarakat mengikuti upacara bendera dengan khidmat. Pengibaran Sang Merah Putih menjadi momen untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat rasa kebangsaan masyarakat Indonesia yang tinggal jauh dari tanah air.
Semangat tersebut juga terlihat dari kehadiran diaspora Indonesia yang kini telah menjadi warga negara Prancis. Mereka turut meluangkan waktu untuk hadir dan menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan bersama komunitas Indonesia di Nouméa.
Setelah upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan Pertemuan Masyarakat Indonesia. Suasana yang sebelumnya khidmat berubah menjadi lebih hangat dan kekeluargaan.
Masyarakat Indonesia yang tinggal nun jauh di Kaledonia Baru berkesempatan untuk bersilaturahmi, berbincang, bertukar pengalaman, serta mempererat hubungan antar sesama di KJRI Nouméa.
Upacara bendera di Kaledonia Baru Foto: (dok. KJRI Noumea)
|
Kehadiran masyarakat pada hari kerja, termasuk mereka yang mengambil cuti khusus untuk mengikuti rangkaian kegiatan, menjadi gambaran sederhana namun kuat mengenai bagaimana semangat kemerdekaan tetap dirawat di tanah rantau.
Jarak yang jauh dari Indonesia tidak mengurangi rasa memiliki. Kesibukan pekerjaan tidak menghalangi kebersamaan. Bahkan, mengambil cuti menjadi bentuk sederhana dari keinginan untuk tetap hadir dan merayakan Indonesia.
Sementara itu, meskipun hari libur, KJRI Noumea tetap membuka layanan kekonsuleran dan sosialisasi pelayanan publik bagi yang membutuhkan. Dari Nouméa, semangat kemerdekaan terus hidup, dalam naungan bendera Merah Putih yang berkibar.
Dalam kebersamaan masyarakat dan dalam langkah mereka yang rela meluangkan waktu untuk hadir untuk merayakan kemerdekaan. Indonesia di hati, meski jauh dari tanah air.







