Sosok Heru Baskoro Putra Sayuti Melik Diundang ke HUT RI di Istana, Kondisinya Sempat Memprihatinkan
Rusaidah August 17, 2026 04:03 PM

 

BANGKAPOS.COM - Inilah sosok Heru Baskoro, putra Sayuti Melik yang diundang Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (17/8/2026).

Heru Baskoro adalah putra tokoh yang mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Undangan tersebut menjadi momen yang cukup istimewa bagi Heru.

Pasalnya, beberapa waktu sebelumnya kondisi kehidupan dan kesehatannya sempat menjadi sorotan hingga mendapat penanganan dari pemerintah.

Heru diketahui pernah tinggal di rumah kontrakan sederhana di kawasan Cipendawa Baru, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Video: Iran Larang Pasukan AS Masuk Teluk Persia, Hormuz Jadi Titik Konflik Baru

Kondisi kesehatannya yang menurun membuat pemerintah melalui Dinas Sosial Kota Bekasi dan Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan.

Pada pertengahan Juli 2026, Heru dijemput dari tempat tinggalnya untuk mendapatkan perawatan, pendampingan kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Kini, putra Sayuti Melik tersebut dijadwalkan menghadiri langsung upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara.

Kehadirannya menjadi lebih dari sekadar agenda kenegaraan. Momentum tersebut juga mempertemukan anggota keluarga salah satu tokoh penting dalam sejarah Proklamasi dengan peringatan kemerdekaan Indonesia.

Heru Baskoro Diundang Hadiri Upacara di Istana

Undangan kepada Heru untuk menghadiri upacara HUT ke-81 RI diberikan oleh Presiden Prabowo.

Undangan tersebut kemudian disampaikan secara langsung kepada Heru oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Babihoe.

Pemerintah juga menyiapkan pendampingan agar Heru dapat melakukan perjalanan dari tempat perawatan di Bekasi menuju Istana Negara dengan aman dan nyaman.

Dalam perjalanan tersebut, Heru akan didampingi oleh Dinas Sosial Kota Bekasi, perwakilan Kemensos melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, serta Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian mengatakan, keberangkatan Heru akan mendapatkan pengawalan dari pemerintah daerah bersama Kemensos.

"Difasilitasi oleh Kemensos melalui STPL, nanti didampingi tentunya oleh Dinsos Kota Bekasi, dan didampingi juga oleh Pak Wakil Wali Kota (Tri Adhianto) nanti hari Senin pada saat 17 Agustus," ujar Robert saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8/2026), dikutip SURYA.co.id dari Kompas.com.

Robert menjelaskan bahwa koordinasi dilakukan untuk memastikan perjalanan Heru menuju Istana berjalan sesuai rencana.

"Iya, Kemensos bersama dengan Dinsos nanti hari Senin bersama-sama dan didampingi Pak Wakil Wali Kota langsung nanti ke Istananya," tuturnya.

Keluarga Turut Mendampingi

Heru tidak hanya akan mendapatkan pendampingan dari pemerintah. Keluarga juga akan hadir menemani dirinya dalam upacara kenegaraan tersebut.

Anak angkat Heru, Siva, membenarkan bahwa dirinya bersama anggota keluarga lainnya akan ikut mendampingi.

"Ya betul, ada keluarga yang hadir mendampingi," ujar Siva kepada Kompas.com, Sabtu (15/8/2026).

Siva mengatakan keluarga besar Sayuti Melik sebenarnya rutin menerima undangan untuk menghadiri peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun, Heru pernah tinggal di Kanada sehingga tidak selalu bisa hadir secara langsung dalam agenda tersebut.

"Setiap tahun di undang, tapi beliau di kanada, tentunya beliau sangat happy dan tersanjung karena negara masih hadir untuk keluarga Pak Sayuti Melik", tutur Siva.

Bagi keluarga, undangan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus penghargaan negara kepada keluarga Sayuti Melik yang memiliki hubungan erat dengan sejarah Proklamasi Kemerdekaan.

Kehidupan Heru Sempat Menjadi Sorotan

Sebelum mendapat pendampingan pemerintah, kondisi Heru sempat menarik perhatian publik.

Di usia 84 tahun, ia diketahui tinggal di sebuah rumah kontrakan di Cipendawa Baru, Bekasi. Kondisi kesehatannya yang menurun membuat aktivitas sehari-hari harus dijalani dengan berbagai keterbatasan.

Keadaan tersebut menjadi perhatian karena Heru merupakan anak dari Sayuti Melik, tokoh yang namanya tercatat dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Pemerintah kemudian mengambil langkah untuk memberikan bantuan dan pendampingan kepada Heru.

Pada pertengahan Juli 2026, Dinas Sosial Kota Bekasi bersama Kemensos menjemput Heru dari tempat tinggalnya.

Ia selanjutnya dibawa ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi Timur.

Selama berada di sana, Heru mendapatkan perawatan medis, pendampingan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar yang ditanggung oleh Kemensos.

Mengenal Sayuti Melik, Tokoh yang Mengetik Naskah Proklamasi

Sayuti Melik merupakan salah satu tokoh pergerakan kemerdekaan yang namanya tidak dapat dipisahkan dari sejarah Proklamasi Indonesia.

Ia dikenal sebagai orang yang mengetik naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebelum diketik, konsep Proklamasi dirumuskan oleh Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo di kediaman Laksamana Tadashi Maeda pada 16 Agustus 1945.

Setelah rumusan tersebut disepakati, Sayuti Melik kemudian mengetiknya menggunakan mesin tik.

Dalam proses pengetikan tersebut terdapat sejumlah perubahan dari konsep tulisan tangan hingga menjadi naskah ketikan yang kemudian dikenal sebagai salah satu dokumen paling penting dalam sejarah Indonesia.

Nama Sayuti Melik pun terus dikenang dalam rangkaian sejarah Proklamasi 17 Agustus 1945.

Hubungan keluarga tersebut membuat Heru Baskoro memiliki keterkaitan langsung dengan salah satu tokoh yang berperan dalam proses lahirnya naskah Proklamasi.

(Bangkapos.com/Surya.co.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.