TRIBUNFLORES.COM,LABUAN BAJO-Sefrianus Jemandu yang berdomisili di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat NTT menuturkan bahwa saat terjadi gempa, Sabtu (15/8/2026) pagi dia di kamar mandi sedang siap untuk mandi.
"Tiba-tiba istri saya teriak tetapi saya masih anggap biasa saja, saya tidak menduga ada gempa," kata Sefrianus kepada wartawan di Labuan Bajo, Senin, 17 Agustus 2026 siang.
Namun karena putri bungsunya menangis, dia langsung keluar kamar mandi hanya mengenakan handuk.
Saat itu sang isteri bersama 2 orang putrinya sudah di luar rumah bersama sang adiknya.
Baca juga: Warga Manggarai : Begitu Goyang Saya Selamatkan Istri dan Anak Lalu Bangunkan Warga Lainnya
Ternyata putri kecilnya menangis karena tidak ada yang memeluk dia di luar rumah.
Sefrianus baru sadar bahwa sedang terjadi gempa bumi namun tak lama berselang dia kembali ke kamar mandi untuk mandi.
Beberapa saat kemudian mereka sekeluarga agak panik karena ada informasi di media sosial bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami.
"Informasi tsunami itu sempat membuat kami panik. Tetapi akhirnya kami mendapat lagi informasi bahwa informasi itu sudah ditarik kembali dan dinyatakan tidak ada tsunami," kata Sefrianus.
Ia berharap gempa segera berakhir sehingga warga bisa melakukan aktivitas.
"Saya terus berdoa gempa ini bisa berakhir,"ujarnya.