Buktinya Sempat Salip Veda Lagi, Mentor Hakim Danish Tak Panik dan Beri Garansi Kompetitif di Aragon
Wahid Fahrur Annas August 17, 2026 07:33 PM

ZKRACING.COM.MY
Hakim Danish dan Veda Ega Pratama bersaing dalam balapan Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Inggris.

BOLASPORT.COM - Tak ada kekhawatiran dalam kubu pembalap Malaysia setelah Hakim Danish gagal finis pada balapan Moto3 Inggris 2026.

Manajer tim SIC Racing, Zulfahmi Khairuddin, mengungkapkan bahwa sebenarnya Hakim Danish menunjukkan peningkatan positif dalam balapan di Sirkuit Silverstone, Inggris.

Hanya saja, pembalap asal Terengganu, Malaysia itu terjatuh pada lap keenam.

Zulfahmi menilai insiden tersebut hanya faktor kurang beruntung.

Danish memang memulai balapan dengan start yang kurang cukup baik hingga sempat terlempar dari posisi besar.

Namun, Danish mampu memulihkan posisinya hingga naik ke posisi 9 dengan menyalip pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama.

Danish berada di depan Veda dalam beberapa momen hingga mengalami crash.

“Dalam balapan ini, kami bisa melihat bahwa keberuntungan jelas tidak berpihak pada Hakim Danish ketika ia terlibat dalam kecelakaan," kata Zulfahmi Khairuddin, dilansir BolaSport.com dari ZKRacing.

"Dua pembalap dari belakang juga menabrak motornya, menyebabkan Hakim kehilangan kendali sebelum terjatuh. Untungnya, ia tidak mengalami cedera apa pun," ujarnya.

Namun, Zulfahmi tak khawatir Danish akan kehilangan momentum.

“Secara keseluruhan, ini adalah pekan yang kompetitif bagi Hakim Danish," ucap Zulfahmi lagi.

"Meskipun mengalami awal yang sulit, ia berhasil bangkit kembali di kualifikasi dan membuat peningkatan positif untuk mengamankan posisi kesembilan di grid start," tuturnya.

Pembalap Malaysia, Hakim Danish Ramli, bersama mentornya, Zulfahmi Khairuddin, menjelang balapan Moto3 Thailand 2026.
INSTAGRAM.COM/MSIRACINGTEAM_MOTOGP
Pembalap Malaysia, Hakim Danish Ramli, bersama mentornya, Zulfahmi Khairuddin, menjelang balapan Moto3 Thailand 2026.

Zulfahmi menyebut kegagalan Danish dalam memetik poin pada GP Inggris adalah hasil yang harus diterima dengan bijaksana.

Tim telah mengambil pelajaran dari balapan seri ke-12 pada GP Inggris.

“Dalam balapan, banyak hal bisa terjadi dan kami perlu menerima keputusan ini dengan dewasa," ucap Zulfahmi.

Selanjutnya, Zulfahmi menatap percaya diri seri balap ke-13 yang dihelat di Motorland Aragon, Spanyol.

Dia memastikan Danish akan kompetitif pada balapan Moto3 Aragon 2026.

Pasalnya, Danish memiliki catatan positif dengan dua kali kemenangan di lintasan Aragon pada Race 2 Red Bull Rookies Cup 2024 dan Race Red Bull Rookies Cup 2025.

"Yang terpenting, kami akan mengambil pengalaman dari akhir pekan ini untuk terus meningkatkan diri," kata Zulfahmi.

"Dan memastikan Hakim tetap kompetitif dan mampu memberikan persaingan yang lebih kuat di balapan mendatang," ujarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.