TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejarah akhirnya tercipta.
Untuk pertama kalinya Kelompok 17 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Manado dipimpin wanita.
Pemecah mitos ini bernama Vigili C. Pangkey siswi SMA Rex Mundi Manado.
Biasanya komandan kelompok dalam Paskibraka daerah didominasi pria.
Tapi Vigili tampil sebagai komandan tahun ini.
Tak tanggung tanggung, dirinya tampil dalam prosesi pengibaran maupun penurunan bendera Merah Putih di Lapangan Sparta Tikala, Senin (17/8/2026).
Saat diwawancarai wartawan, siswi kelahiran Manado 7 April 2011 ini merendah.
Menurut dia, semua karena anugerah Tuhan.
“Semua ini bisa terjadi karena kemurahan Tuhan yang terjadi dalam hidup saya,” kata dia.
Vigili mengaku berlatih keras. Ia melakukan apa yang jadi bagiannya.
Selebihnya kuasa Tuhan yang bekerja.
Dirinya mengucapkan terima kasih pada orang tua. Sebut dia, kedua orang tuanya selalu mendukung dalam proses pelatihan paskibraka.
Secara khusus, Ia mengapresiasi peran Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado Drs. Sonny Takumansang, serta para pelatih yang telah membimbingnya dengan penuh dedikasi.
“Terima kasih juga untuk Wali Kota Manado Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang yang terus mendukung Paskibraka Kota Manado sehingga kami bisa menjalankan tugas dengan baik,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
Ia menilai keberhasilan Vivilia dan rekan-rekannya adalah hasil dari persiapan yang matang dan dukungan ekosistem yang solid.
“Paskibraka cukup baik, karena persiapannya juga baik. Kita semua merasa bangga. Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung, para pelatih, dan orang tua yang memberikan dorongan kepada anak-anaknya untuk menjadi paskibraka,” tutur Wawali Richard Sualang. (Art)