SURYA.CO.ID, SURABAYA – DPC Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kantor dpc itu dengan menyelipkan doa bersama untuk para korban gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Momentum khidmat itu dimanfaatkan keluarga besar partai berlambang kepala Garuda itu untuk merefleksikan perjuangan pahlawan sekaligus memperkuat kepedulian sosial pada Senin (17/8/2026).
Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso, menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Cahyo mengajak seluruh kader mendoakan korban gempa bumi M 7 yang mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026) lalu.
Bencana itu tercatat menelan 68 korban jiwa serta menyebabkan 213 orang luka-luka hingga pemutakhiran data Senin (17/8/2026).
Anggota DPRD Jatim itu berharap proses penanganan bencana serta pemulihan bagi para korban dapat berjalan dengan lancar.
"Hari ini kami keluarga besar Partai Gerindra Surabaya dalam rangka memperingati dan bersyukur serta menjalankan nilai-nilai nasionalisme secara bersama-sama dalam proses berbangsa dan bernegara," kata Cahyo.
"Kami juga mengajak seluruh kader untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana gempa di NTT," kata Cahyo ketika di sela acara.
"Semoga para korban dan keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, serta seluruh proses penanganan dan pemulihan berjalan lancar," ujarnya.
Cahyo mengingatkan para kader agar rasa cinta tanah air tidak hanya ditunjukkan melalui simbol negara atau seremoni semata.
Ia menilai semangat Bhinneka Tunggal Ika serta sikap saling gotong royong sangat krusial di tengah derasnya arus informasi media sosial.
Nilai toleransi itu menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terpecah belah oleh sentimen negatif.
"Kita sebagai kader partai politik dan anak bangsa harus menjadikan nilai-nilai kemerdekaan dan nasionalisme bukan hanya secara simbolik atau formalitas upacara. Tetapi harus dilakukan dengan karya-karya nyata yang berdampak bagi kepentingan sosial masyarakat," tuturnya.
"Kita harus guyub, rukun dan bersatu di tengah disrupsi informasi. Semangat Bhinneka Tunggal Ika dan toleransi dalam keberagaman harus terus kita hidupkan," katanya.
Cahyo meyakini bahwa generasi muda memegang peranan penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan.
Pemerintah saat ini telah menyiapkan berbagai program taktis untuk menyokong pemuda, seperti Sekolah Rakyat hingga program Makan Bergizi Gratis.
Dukungan serupa disampaikan Sekretaris DPC Gerindra Surabaya sekaligus Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai.
Bahtiyar memastikan Fraksi Gerindra di DPRD Surabaya siap mengawal seluruh kebijakan pro rakyat agar berjalan maksimal.
"Generasi muda kitalah yang akhirnya memegang kunci utama pembangunan negara kita di masa yang akan datang," tegas Bahtiyar.
"Semangat kemerdekaan harus kita teruskan dengan memberikan ruang dan kesempatan kepada anak-anak kita untuk menjadi generasi yang berkualitas dan kuat. Kami akan terus mengawal dan mendukung program-program tersebut," ujar Bahtiyar.