Berat Badan Pernah 85 Kilogram, Sosok Pembawa Baki Upacara HUT RI ke-81 di Griya Agung Palembang
Refly Permana August 17, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Perjalanan Nadhira Zahiaa Nadine menjadi anggota Paskibraka Sumatera Selatan (Sumsel) menyimpan cerita penuh perjuangan. 

Siswi SMA Negeri 4 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) itu sempat merasa tidak percaya diri dengan berat badannya yang mencapai 85 kilogram.

Namun, kondisi tersebut justru menjadi titik balik bagi Nadine untuk berubah. 

Berkat latihan fisik dan disiplin menjaga pola makan, berat badannya berhasil turun sekitar 20 kilogram dalam waktu dua setengah bulan.

Baca juga: Sosok Pembawa Baki Upacara HUT Kemerdekaan RI di Musi Rawas, Akui Sempat Nervous di Detik Pertama

Kini, dengan berat 65 kilogram dan tinggi 167 sentimeter, Nadine dipercaya menjadi pembawa baki pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Sumsel.

Nadine mengaku sempat merasa insecure ketika melihat teman-temannya memiliki tubuh lebih kurus. 

Saat itu, sang ibu mendorongnya untuk mengikuti Paskibraka agar lebih rajin berolahraga dan menjalani pola hidup yang lebih disiplin.

"Waktu berat badan saya 85 kilogram, saya benar-benar sempat insecure dengan teman-teman yang kurus. Mama kemudian bilang ikut saja Paskibraka supaya rajin latihan fisik," kata Nadine saat diwawancarai Sripoku.com di Griya Agung, Senin (17/8/2026).

Dorongan tersebut semakin kuat ketika Nadine mengikuti lomba LKBB di OKU. 

Kegiatan itu menuntut dirinya memiliki kondisi fisik yang lebih baik. Ia pun mulai serius menjalani latihan fisik sekaligus menjaga pola makan.

"Saat ikut LKBB, saya memang harus menurunkan berat badan. Dari situ saya benar-benar nge-push diri untuk semangat latihan dan diet," kata Putri pasangan Febriandi, S.I.P. dan Yuken Sesillia, S.M.

Baca juga: Sosok Pembawa Baki Upacara HUT Kemerdekaan RI di PALI, Mata Berkaca-kaca Usai Bertugas

Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Dalam waktu sekitar dua setengah bulan, Nadine berhasil menurunkan berat badannya dari 85 kilogram menjadi 65 kilogram.

Bagi Nadine, menjadi bagian dari Paskibraka bukan hanya soal latihan baris-berbaris. Ia merasakan banyak perubahan dalam dirinya, terutama dalam hal kedisiplinan, kebersamaan, dan pembentukan karakter kebangsaan.

"Saya suka ikut Paskibraka karena semua teman saling membantu dan jiwa korsa kami tinggi. Dengan ikut Paskibraka saya juga menjadi lebih disiplin dan bisa membentuk karakter kebangsaan," kata wanita yang bercita-cita menjadi dokter.

Keinginan Nadine mengikuti Paskibraka sebenarnya sudah tumbuh sejak kecil. Ia mengaku sering melihat kegiatan Paskibraka melalui media sosial.

Selain itu, dirinya juga ingin meneruskan cita-cita sang ibu yang pernah mengikuti Paskibraka hingga tingkat Kabupaten OKU, tetapi belum berhasil pada tahap akhir.

Pada upacara penurunan bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Sumsel, Nadine mendapat kepercayaan sebagai pembawa baki bendera Merah Putih. 

Sementara Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Nadine mengaku sangat bahagia, terharu, dan bersyukur mendapat kepercayaan tersebut.

Ia merasa bangga karena dari sekian banyak anggota Paskibraka, dirinya terpilih untuk menjalankan tugas penting dalam upacara penurunan bendera.

"Perasaannya sangat senang, bahagia, dan bersyukur. Saya juga terharu dan bangga karena dari sekian banyak orang, ternyata Nadine bisa dipilih menjadi pembawa baki untuk penurunan bendera," ungkapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.