SERAMBINEWS.COM – Rekaman baru dari lorong stadion seusai final Piala Dunia memperlihatkan momen menegangkan ketika wasit Slavko Vincic meminta bantuan Lionel Messi untuk meredam emosi Leandro Paredes.
Dalam rekaman yang baru muncul tersebut, Vincic terdengar berbicara langsung kepada kapten Argentina itu setelah pertandingan yang berakhir dramatis.
“Messi, kendalikan Paredes. Saya tidak mau... dia sudah mendapat kartu kuning. Tolong kendalikan. Selalu, selalu,” ujar Vincic, seperti terdengar dalam rekaman.
Permintaan tersebut sebagaimana dilansir gbnews, Senin (17/68/2026) muncul setelah Paredes terlibat keributan dengan sejumlah pemain Spanyol seusai Argentina kalah 0-1 melalui gol pada babak tambahan waktu.
Baca juga: Messi: Rasa Sakitnya Sangat Hebat, Luka Ini Butuh Waktu untuk Pulih
Paredes Terlibat Keributan
Paredes yang baru masuk pada babak kedua sebelumnya telah menerima kartu kuning hanya enam menit setelah berada di lapangan.
Namun, tensi pertandingan kembali meledak setelah peluit panjang dibunyikan.
Paredes terlihat terlibat konfrontasi dengan pemain Spanyol, Eric Garcia dan Gavi. Ia bahkan disebut memegang leher Garcia sebelum mendorong dan terlihat melayangkan pukulan ke arah Gavi.
FIFA kemudian membuka proses disipliner terhadap Paredes. Ia menghadapi sejumlah tuduhan, termasuk tiga dugaan tindakan penyerangan dan pelanggaran terkait perilaku tidak sportif.
Keributan tersebut juga membuat masa depan Paredes bersama tim nasional Argentina menjadi tanda tanya.
Paredes Isyaratkan Pensiun dari Timnas
Paredes mengisyaratkan kemungkinan mengakhiri karier internasionalnya setelah kekalahan menyakitkan di final.
“Bagi banyak orang, mungkin ini waktunya memutuskan apakah akan terus melanjutkan. Ini merupakan perjalanan yang luar biasa,” ujar Paredes kepada ESPN.
Ia mengakui mempertahankan performa dan keharmonisan tim seperti selama turnamen akan menjadi tantangan berat.
“Kami membutuhkan waktu untuk mencerna semua yang telah kami lalui. Rasa sakit karena kalah di final Piala Dunia akan bertahan lama, karena kami kembali begitu dekat dengan gelar,” katanya.
Argentina juga mendapat sorotan tajam karena sejumlah insiden kontroversial sepanjang turnamen.
Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, bahkan mendapat kartu merah menjelang akhir waktu normal setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap pemain Spanyol, Pau Cubarsi.
Setelah insiden tersebut, Marc Cucurella terlihat berbicara dengan Fernandez dan Messi. Dalam percakapan itu, Cucurella tampak menutup sebagian mulutnya.
Messi kemudian memprotes keputusan Vincic dan meminta bek Spanyol tersebut juga dihukum. Fernandez ikut menyuarakan keberatan yang sama.
Kontroversi Argentina bahkan tidak hanya terjadi di dalam pertandingan.
Sebelum menghadapi Inggris di semifinal, para pemain Argentina merayakan kemenangan atas Three Lions sambil membentangkan spanduk bertuliskan “The Falklands are Argentine”, merujuk pada sengketa Kepulauan Falkland/Malvinas.
FIFA kemudian membuka proses disipliner terhadap Argentina atas dugaan pelanggaran sejumlah aturan.
Pelanggaran yang diselidiki mencakup perilaku tim, masalah keamanan dan protokol, penggunaan pesan yang dianggap tidak pantas, serta dugaan nyanyian dan gestur diskriminatif.
Kini, rekaman baru yang memperlihatkan Vincic meminta Messi mengendalikan Paredes kembali mengungkit panasnya suasana di balik layar final Piala Dunia tersebut.
Momen itu juga memperlihatkan bagaimana Messi, bahkan setelah pertandingan berakhir, masih menjadi sosok yang diharapkan mampu meredam emosi rekan-rekannya di tengah situasi yang memanas.(*)