TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sekadau untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan jalan raya.
Personel Satlantas Polres Sekadau menggelar kegiatan penerangan keliling (penling) dengan menyambangi para pengguna jalan di Jalan Merdeka Timur, tepatnya di depan SMPN 1 Sekadau, Kecamatan Sekadau Hilir, pada Senin (17/8/2026).
Dalam aksi simpati tersebut, petugas tidak hanya menyampaikan imbauan secara lisan, tetapi juga membagikan brosur yang memuat poin-poin pesan keselamatan berkendara.
Pengendara yang tengah melintas maupun berhenti di kawasan tersebut dihampiri petugas guna diberikan pemahaman terkait pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).
Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Sudarsono melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa pola pendekatan tatap muka secara langsung menjadi strategi yang efisien dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas.
"Penling dilakukan dengan mendatangi langsung pengguna jalan. Cara tersebut dinilai lebih efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat," ujar IPDA Iwan.
Ia mengingatkan seluruh pengendara agar senantiasa mematuhi regulasi lalu lintas dan tidak mengabaikan kelengkapan keselamatan standar.
"Hal-hal sederhana seperti menggunakan helm dan mematuhi aturan lalu lintas sangat penting untuk diperhatikan," tegasnya.
Baca juga: Bupati Aron: Kemerdekaan Bukan Akhir Perjuangan, Sekadau Terus Dorong Pemerataan Kesejahteraan
Menurut IPDA Iwan, terciptanya ketertiban dan keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen pengguna jalan.
Karena itu, kesadaran hukum diharapkan tidak sekadar dipahami, melainkan diimplementasikan dalam tindakan nyata setiap hari.
IPDA Iwan menambahkan, momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi sarana tepat untuk mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan melalui kontribusi positif, salah satunya dengan membentuk budaya tertib berlalu lintas.
"Dalam berlalu lintas, kita semua pengguna jalan mempunyai peran. Mari kita saling menghargai, tertib berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan," pungkasnya.
Sebelumnya Bupati Sekadau Aron menegaskan kemerdekaan Indonesia bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan amanah yang harus diisi dengan kerja keras, pengabdian, gotong royong dan karya nyata.
Hal tersebut disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Sekadau.
Aron mengatakan, 81 tahun perjalanan Indonesia sebagai bangsa merdeka merupakan warisan berharga dari para pahlawan dan pendiri bangsa.
"Namun, kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan. Kemerdekaan adalah amanah yang harus terus kita isi dengan kerja keras, pengabdian, dan karya nyata," kata Aron pada Senin, 17 Agustus 2026.
Menurutnya, peringatan HUT ke-81 RI mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Tema tersebut menggambarkan cita-cita bangsa untuk memperkuat kedaulatan, mewujudkan keadilan serta menghadirkan kemakmuran bagi seluruh masyarakat.
Ia menjelaskan, kedaulatan tidak hanya dimaknai sebagai kemerdekaan dari penjajahan, tetapi juga kemampuan bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri, menentukan arah masa depan serta mengelola seluruh potensi yang dimiliki untuk kepentingan rakyat.
Sementara keadilan, kata Aron, berarti hasil pembangunan harus dapat dirasakan secara luas dan merata oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Sedangkan kemakmuran menjadi tujuan dari seluruh proses pembangunan, yakni terwujudnya kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera, berkualitas dan memiliki kesempatan lebih baik dalam membangun masa depan.
"Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kita membutuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong, sinergi antarsektor dan antar pihak, serta komitmen untuk terus tumbuh dan membangun secara berkelanjutan," ujarnya. (*)