Liputan6.com, Jakarta - Java United FC memastikan David da Silva tetap menjadi ujung tombak untuk BRI Super League 2026/2027. Pencetak gol terbanyak musim 2025/2026 itu membidik gelar serupa sekaligus bertekad membawa klub beridentitas baru ini menorehkan capaian penting.
Musim lalu, saat klub masih bernama Malut United, penyerang asal Brasil tersebut tampil dalam 33 pertandingan dan mencatat 23 gol serta lima assist untuk Laskar Kie Raha. Produktivitas itu mengantarnya menjadi top scorer BRI Super League 2025/2026.
Memasuki kompetisi dengan nama Java United, David akan kembali bahu-membahu bersama tiga kompatriotnya dari Brasil—Ciro Alves, Vico Duarte, dan Gustavo Franca—untuk menjaga daya saing Laskar Kepodang Emas.

David da Silva menegaskan ambisinya merebut kembali gelar pencetak gol terbanyak pada musim 2026/2027. Ia memahami ekspektasi publik setelah status top skorer musim lalu, terlebih di usia 36 tahun yang menuntutnya tetap konsisten dan efisien di depan gawang.
"Kami semua bersatu, dan saya tahu semua orang mengharapkan saya mencetak gol dan membantu rekan-rekan tim. Saya pikir kami cukup kuat untuk mengukir sejarah. Tetapi, yang paling utama adalah membantu tim. Ini adalah hal yang paling penting," ujar David.
Keyakinan tersebut dibawa David bersama skuad yang kini bermarkas di Jawa Tengah. Target individu ia tempatkan sejalan dengan dorongan kolektif tim untuk menandai babak baru klub di kasta tertinggi.
Nama David da Silva kerap berada di daftar terdepan perburuan top skorer liga. Reputasinya sebagai finisher konsisten menjadi modal penting setiap musim.
Sejak memperkuat Persebaya di Liga 1 2018, David membukukan 123 gol dan 27 assist dalam 174 pertandingan. Dari rentang itu, ia meraih dua penghargaan individu.
Pada Super League 2023/2024, ia menyabet gelar top skorer dengan 26 gol dan delapan assist dari 30 laga, sekaligus mengantarkan Persib Bandung menjadi juara. Pengalaman bersama Persebaya Surabaya dan Persib mempertegas kapasitasnya di kompetisi elite Indonesia.
Komposisi awal Java United untuk menghadapi Super League 2026/2027 mulai terbentuk. Klub memastikan empat amunisi asing dan delapan pemain lokal bertahan.
Di lini impor, Laskar Kepodang Emas mempertahankan kuartet Brasil: David da Silva, Gustavo Franca, Vico Duarte, dan Ciro Alves.
Untuk sektor domestik, tim asuhan Fabio Lefundes melanjutkan kerja sama dengan Taufik Rustam, Ridho Syuhada, Frets Butuan, Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Kemal Fazya, dan Tri Setiawan.