Gempa Flores M7,7, Bangunan Ambruk hingga Tembok RSUD Nagekeo Jebol
Laksmi Anindita August 17, 2026 10:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 05.58 WITA. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah, termasuk Manggarai, Nagekeo, dan Maumere.

Dikutip dari video yang diunggah pakar kegempaan Daryono, sebuah bangunan dua tingkat di Kabupaten Manggarai dilaporkan roboh akibat guncangan gempa.

Sejumlah bangunan lain, seperti rumah dan rumah toko (ruko), juga mengalami kerusakan. Beberapa bagian tembok terlihat jebol akibat kuatnya guncangan.

Dalam video tersebut, warga tampak berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri setelah gempa terjadi.

Daryono melalui unggahan di akun X pribadinya menyebut gempa Flores M7,7 menyebabkan kerusakan struktural hingga membuat sejumlah ruko dan bangunan bertingkat di sepanjang jalan utama Reo, Manggarai, mengalami keruntuhan.

Material beton dan dinding yang runtuh terlihat memenuhi badan jalan. Debu juga tampak membumbung setelah sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Kerusakan juga terlihat di RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, NTT. Dalam video yang diunggah Daryono, bagian atas tembok rumah sakit tersebut tampak mengalami kerusakan akibat gempa.

Sementara itu, kondisi serupa terlihat di sebuah pelabuhan di Kabupaten Maumere. Video yang diunggah akun X @aik_arif memperlihatkan bangunan di sekitar pelabuhan mengalami kerusakan.

Dalam video tersebut, seorang warga yang hendak menaiki kapal melalui tangga pembantu tampak terjatuh ke area pinggir pelabuhan akibat guncangan. Warga lain kemudian terlihat membantu orang tersebut.

Dalam unggahannya, @aik_arif menyebut rangkaian gempa di Flores memicu kerusakan di sejumlah lokasi. Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Maumere pernah mengalami gempa kuat dan tsunami pada 1992.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mencabut peringatan dini tsunami setelah gempa terjadi.

Gempa tersebut berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Kabupaten Nagekeo dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58.24 WIB telah berakhir.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.