TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Dua korban meninggal dunia kecelakaan maut di Jalan Raya Jamanis-Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (17/8/2026) berhasil diidentifikasi.
Sebelumnya, salah satu jenazah korban perempuan tidak membawa dokumen identitas.
Petugas Identifikasi kemudian menggunakan alat pemindai sidik jari canggih Mobile Automatic Multi Biometric Identification System (MAMBIS) di kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo.
Dari hasil pemindaian biometrik, korban perempuan teridentifikasi bernama Nurlaelah (50), warga Kalideres, Jakarta Barat.
Sementara itu, korban tewas laki-laki bernama Rasidi (52), juga warga Kalideres, Jakarta Barat, telah teridentifikasi lebih awal melalui dokumen KTP.
Baca juga: BREAKING NEWS Adu Banteng Grandmax vs Truk di Jamanis Tasikmalaya, 2 Orang Tewas dan 6 Luka-Luka
Kedua jenazah merupakan penumpang minibus Daihatsu Gran Max. Saat ini, kepolisian tengah berupaya menghubungi pihak keluarga para korban.
Sementara itu, satu korban selamat berjenis kelamin laki-laki yang masih berusia anak-anak saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di Ruang IGD RSUD dr. Soekardjo.
Sedangkan, lima korban luka-luka lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Tasikmalaya untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Jajaran Satlantas dan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota masih terus melakukan olah TKP guna mengusut tuntas penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
"Kalau penyebab kecelakaan masih kami Lidik terlebih dahulu," ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota Ipda Devi Budi Radiansyah kepada TribunPriangan.com, Senin (17/8/2026) malam.
Ipda Devi menambahkan, untuk korban luka masih mendapatkan penanganan medis di RS wilayah Kota Tasikmalaya.
"Luka berat juga yang ditangani, karena kondisi kendaraan pun rusak berat di bagian depan," katanya.(*)