Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Korban Gempa Flores di Pengungsian Reo dan Dampek
Nofri Fuka August 18, 2026 04:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mengunjungi para korban gempa Flores di Posko Pengungsian Barang Kolong, Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Selasa (18/8/2026) siang.

Kedatangan Kapolri dan Titiek Soeharto didampingi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Kapolda NTT, sejumlah pejabat tinggi Polri, Bupati Manggarai, Kapolres Manggarai, Dandim Manggarai, Kajari Manggarai, serta sejumlah pejabat lainnya.

Setibanya di lokasi, Kapolri bersama rombongan meninjau kondisi posko pengungsian sekaligus mengunjungi sejumlah korban yang sedang menjalani perawatan.

Kapolri juga menerima laporan langsung dari Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah mengenai kondisi posko, jumlah korban, ketersediaan tenaga medis, logistik, serta kebutuhan para pengungsi.

 

Baca juga: Dampak Gempa Flores, 684 Rumah Rusak di Mauponggo dan Keo Tengah, 223 Warga Mengungsi

 

 

Dalam kunjungan tersebut, Listyo Sigit turut memberikan bantuan berupa berbagai jenis alat permainan anak untuk menghibur anak-anak korban gempa. Kapolri bersama Titiek Soeharto kemudian menyerahkan bantuan dari Polri kepada perwakilan para korban.

Kepada wartawan, Listyo Sigit mengatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah pusat untuk memastikan penanganan para korban gempa berjalan dengan baik sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kami bersama Ketua Komisi IV DPR RI meninjau langsung posko dan mengunjungi para korban gempa Flores sebagai bentuk kehadiran pemerintah pusat," ujar Listyo Sigit.

Ia menegaskan pemerintah pusat akan mempercepat penanganan terhadap para korban, terutama dalam pemenuhan kebutuhan tanggap darurat seperti logistik, makanan, pelayanan kesehatan, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya.

Berdasarkan data yang disampaikan Kapolri, terdapat 1.245 korban, terdiri dari 67 orang meninggal dunia, 509 orang mengalami luka berat, dan 669 orang mengalami luka ringan. Sementara itu, sekitar 27.700 warga mengungsi yang tersebar di 107 titik pengungsian di tujuh kabupaten.

Khusus di Kabupaten Manggarai, tercatat 27 orang meninggal dunia, 32 orang mengalami luka berat, 102 orang mengalami luka ringan, dengan total 13.935 warga mengungsi.

Untuk mendukung penanganan bencana, Polri telah membangun delapan posko tanggap bencana, masing-masing satu posko di Labuan Bajo dan tujuh posko lainnya di wilayah Polres yang terdampak.

Polri juga telah menyalurkan 247,66 ton bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan para korban di sejumlah lokasi pengungsian.

"Khusus dari Polri, kami juga menyalurkan bantuan baik langsung dari Mabes maupun dari Polda-Polda untuk memberikan bantuan bagi para korban. Selain itu, kita kerahkan 236 personel untuk membantu para korban dan juga menyiapkan alat pengangkut udara sekaligus memantau kondisi bencana," jelasnya.

Listyo Sigit menambahkan, kondisi setiap posko akan dievaluasi secara berkala. Jika ditemukan kebutuhan tambahan, seperti logistik, obat-obatan, maupun kebutuhan lainnya, pemerintah pusat akan segera menindaklanjutinya.

Sementara itu, Titiek Soeharto mengatakan kunjungannya bersama Kapolri bertujuan melihat secara langsung kondisi para korban dan kebutuhan pengungsi di lapangan.

Menurutnya, sejumlah tenda pengungsian masih dalam proses pembangunan karena bencana gempa baru terjadi beberapa hari sebelumnya. Pemerintah pusat, kata dia, akan segera menangani berbagai kebutuhan yang dikeluhkan para pengungsi, termasuk fasilitas MCK, air bersih, bahan makanan, obat-obatan, dan logistik lainnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, TNI/Polri, hingga berbagai pihak lainnya.

"DPR RI menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu para korban gempa Flores di lokasi pengungsian," kata Titiek.

Usai mengunjungi para korban di Posko Pengungsian Barang Kolong Reo, Kapolri Listyo Sigit bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, untuk melihat langsung kondisi para korban gempa di wilayah tersebut. (Rob)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.