SURYA.co.id - Ultras Smatag Madness kembali menunjukkan kreativitasnya saat mendukung tim putri SMA 17 Agustus 1945 Surabaya (Smatag) di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-North.
Berlaga di DBL Arena Surabaya, Minggu (16/8), kelompok suporter tersebut menghadirkan koreografi bertema Venom untuk membakar semangat para pemain Smatag.
Koreografi utama menampilkan sosok Eddie Brock, karakter utama dalam film Venom. Di sisi kiri dan kanan koreografi, Ultras Smatag Madness juga menyertakan pesan penyemangat bertuliskan “Berani Tanpa Takut” dan “Melangkah Tanpa Ragu”.
Pemilihan Eddie Brock bukan tanpa alasan. Rizky Abdiansyah, capo Ultras Smatag Madness, mengatakan karakter tersebut dipilih karena menggambarkan sosok yang rela berkorban demi orang yang dicintainya.
Menurut siswa kelas XII yang akrab disapa Kiki itu, karakter tersebut dianggap sesuai dengan semangat Ultras Smatag Madness dalam mendukung almamater.
“Terus Eddie itu punya semangat yang luar biasa sih, Kak. Jadi kami pilih itu untuk nyemangatin tim basket putri kami,” ujar Kiki.
Sementara itu, tulisan “Berani Tanpa Takut” dan “Melangkah Tanpa Ragu” menjadi pesan bagi para pemain Smatag agar tetap berani ketika menghadapi lawan.
Kiki menambahkan, koreografi tersebut juga menjadi gambaran keberanian para pemain putri Smatag ketika bertanding di lapangan.
“Kami ingin menunjukkan betapa beraninya pemain putri sekolah kami pas lawan musuh,” paparnya.
Koreografi Venom tersebut tidak dibuat dalam waktu singkat. Seluruh anggota Ultras Smatag Madness membutuhkan waktu sekitar satu pekan untuk mempersiapkannya.
Proses pengerjaan dilakukan setiap malam hingga dini hari.
“Kami kerjakan ini dari jam 19.00 WIB sampai dini hari biasanya,” ungkap Kiki.
Ketika ditanya mengenai konsep koreografi berikutnya, Kiki masih merahasiakannya. Ia hanya memastikan Ultras Smatag Madness sudah menyiapkan kejutan lain untuk pertandingan selanjutnya.
“Rahasia, Kak. Ditunggu aja. Koreo kami pasti nggak akan mengecewakan,” ujarnya.
Sayangnya, koreografi tersebut belum mampu mengantarkan Smatag meraih kemenangan. Tim putri SMA 17 Agustus 1945 Surabaya harus mengakui keunggulan SMKN 1 Surabaya dengan skor 3-6.
Meski kalah, Kiki tetap mengapresiasi perjuangan para pemain Smatag di DBL Arena. Ia yakin seluruh pemain telah berusaha maksimal selama pertandingan.
“Saya tetap bangga, karena saya yakin mereka telah berikan yang terbaik,” tutupnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap hadir di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Selain itu, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema “100 persen Indonesia”.
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Khusus laga final, pertandingan juga dapat disaksikan melalui YouTube Good Day ID.