Kronologi Terduga Maling Motor di Jagir Wonokromo Kritis Dihajar Warga, Kini Meninggal 
Wiwit Purwanto August 18, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Seorang pria terduga maling motor berinisial SA (24) meninggal dunia setelah sempat kritis di IGD RS Bhayangkara Surabaya akibat diamuk warga yang memergokinya mencuri motor di Jalan Jagir Wonokromo, Senin malam (17/8/2026) dalam perawatan medis.

SA sebelumnya ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di jalanan, tak jauh dari lokasi motor yang diduga hendak dicurinya. Ia sempat mendapat pertolongan dan menjalani perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Informasinya, SA diduga hendak mencuri motor milik korban berinisial J yang diparkir di perkampungan Jalan Jagir Wonokromo, Kota Surabaya. Motor tersebut berbodi perpaduan warna putih dan merah, dilapisi plastik scootlet warna hijau, serta merupakan kendaraan pabrikan tahun 2015.

Aksi tersebut dipergoki warga sekitar pukul 14.21 WIB. SA kemudian disergap dan dihajar beramai-ramai hingga tak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Wonokromo Polrestabes Surabaya segera mendatangi lokasi untuk mengamankan SA agar tidak kembali menjadi sasaran amukan massa.

Baca juga: Ketahuan Curi Rp380 Ribu, Pelaku Dihajar Warga Gresik hingga Motornya Ludes Dibakar

Setibanya di lokasi, polisi mendapati motor milik korban teronggok dalam posisi terguling di jalan. Kondisi lubang kunci motor tersebut juga telah rusak atau dol.

Sementara itu, sekitar 30 meter dari lokasi motor, SA ditemukan terkapar tak sadarkan diri di jalan setelah menjadi sasaran amukan warga yang memergoki aksinya.

Melihat kondisi SA, petugas mengedepankan langkah kemanusiaan dengan segera membawanya ke IGD RS Bhayangkara Surabaya sekitar pukul 14.30 WIB.

SA Meninggal Setelah Jalani Perawatan

SA kemudian menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Surabaya. Namun, kondisinya tidak tertolong setelah mengalami luka parah dan pendarahan pada tubuh bagian atas, terutama bagian kepala.

Sekitar pukul 21.51 WIB pada Senin malam, SA dinyatakan meninggal dunia di tengah perawatan medis.

Baca juga: Pengakuan Pasutri Maling Motor, Sehari Dapat Tiga, Kapolrestabes Surabaya Geleng Geleng

Kanit Reskrim Wonokromo Polrestabes Surabaya AKP Jodi Satya membenarkan SA meninggal dunia setelah menjalani perawatan sejak Senin siang.

"Benar (SA meninggal dunia). Tadi malam ada keluarga juga di RS. Iya luka di bagian kepala," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Selasa (18/8/2026).

Jodi menambahkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan keluarga SA untuk mendatangi RS Bhayangkara Surabaya dan membawa jenazah ke rumah duka di Kecamatan Semampir Kota Surabaya.

"Benar (prosesi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga sudah dilakukan pada Senin malam). Tadi malam ada keluarga juga di RS," katanya.

Polisi Selidiki Aksi Pencurian

Meski SA telah meninggal dunia, polisi masih melanjutkan penyelidikan terkait dugaan pencurian motor tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap korban dan sejumlah saksi yang mengetahui kejadian.

Polisi juga meneliti alat bukti lain, termasuk rekaman CCTV atau bukti sejenis, untuk mengungkap rangkaian kejadian secara lebih jelas.

Penyelidikan tersebut juga diperlukan untuk memastikan apakah SA beraksi seorang diri atau bersama anggota komplotannya.

Jodi mengatakan, hingga kini pihaknya masih mendalami informasi dari para saksi serta kemungkinan adanya catatan kriminal yang berkaitan dengan SA.

"Menurut keterangan saksi sudah melihat diamuk massa. (Soal catatan kriminalitas pada beberapa tahun sebelum sebagai residivis) belum ada," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.