BANGKAPOS.COM - Bocoran daftar 26 pemain naturalisasi Timnas Indonesia dan lokal untuk FIFA ASEAN Cup 2026 tanpa Rizky Ridho mendadak gempar serta menjadi sorotan publik di media sosial.
Kabar mengenai daftar nama skuad Garuda Calling tersebut salah satunya dibeberkan oleh pengamat sepak bola senior, Ronny Pangemanan, melalui kanal YouTube pribadinya.
Secara mengejutkan, dari deretan nama pemain naturalisasi dan lokal yang diprediksi masuk dalam skuad untuk ajang pada 24 September hingga 6 Oktober 2026 itu, tak ada nama bek andalan Rizky Ridho.
Bek Persija Jakarta itu disinyalir kuat telah dicoret dari komposisi pemain Timnas Indonesia yang disiapkan berlaga di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut.
Penting diketahui, daftar nama yang beredar ini masih berupa bocoran dan bukan rilis resmi dari PSSI.
Karena itu, perubahan komposisi pemain masih sangat mungkin terjadi sebelum pendaftaran resmi FIFA ASEAN Cup 2026 ditutup.
Sebelumnya, Pelatih John Herdman menegaskan pentingnya kedalaman skuad untuk menghadapi jadwal padat FIFA ASEAN Cup 2026.
Integrasi antara talenta lokal Liga 1 dan pemain yang merumput di liga-liga luar negeri menjadi kunci utama pembentukan karakter permainan tim nasional.
Pihak federasi melalui situs resmi PSSI dan induk organisasi sepak bola dunia FIFA terus memastikan kelengkapan administrasi para pemain agar seluruh proses pendaftaran sesuai dengan regulasi alih federasi yang berlaku secara sah.
Dengan komposisi skuad yang semakin solid dan merata di semua lini, Timnas Indonesia menargetkan raihan terbaik.
Baca juga: Daftar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Terbaru 2026 dan 11 yang Dicoret ke FIFA ASEAN CUP 2026
FIFA hingga kini belum merilis jam kickoff dan rincian tanggal spesifik per pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.
Kejuaraan bergengsi di Asia ini dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 6 Oktober 2026.
Meski jadwal tanding spesifik belum dirilis, urutan matchday untuk Timnas Indonesia di babak penyisihan Grup A sudah dipetakan.
Indonesia yang tergabung di Grup A awal mulanya dijadwalkan menghadapi Singapura, Malaysia, dan India.
Namun, hanya satu bulan menjelang sepak mula, Timnas India memilih mengundurkan diri.
Federasi Sepak Bola India (AIFF) memutuskan penarikan diri tersebut pada Rabu (13/8/2026).
Tim berjuluk Blue Tiger tersebut lebih memilih untuk menghadapi tim nasional Brasil pada jeda internasional September-Oktober mendatang.
Laga India kontra tim asuhan Carlo Ancelotti tersebut dijadwalkan bakal digelar pada 3 Oktober 2026.
Presiden AIFF, Kalyan Chaubey, menjelaskan alasan di balik keputusan manuver tersebut.
"Kami tidak bisa berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup akibat komitmen dengan federasi Brasil (CBF)," ucap Chaubey dikutip dari Times of India.
"Kami telah memberi tahu FIFA dan panitia memahami mengapa kami harus mengambil keputusan ini."
Menurut Chaubey, laga kontra Brasil merupakan kesempatan emas yang tak mungkin dilewatkan oleh para pemainnya.
"Bermain melawan Brasil barangkali adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk pemain India," tutur Chaubey.
"Ini adalah sesuatu yang bisa mempromosikan olahraga di seantero negeri."
Sebagai ganti dari FIFA ASEAN Cup yang minimal memberikan tiga laga, AIFF menjanjikan lebih banyak laga internasional lain untuk timnya.
"ASEAN Cup adalah kompetisi penting yang menarik perhatian, kami akan kehilangan itu," terangnya.
"Tapi kami akan mempergunakan jeda internasional FIFA sebaik-baiknya dengan India akan bermain dua laga persahabatan lagi melawan tim berkualitas, tim yang lebih tinggi rankingnya dibanding India," terangnya.
Dengan demikian, Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 kini hanya dihuni oleh Timnas Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Belum diketahui secara pasti apakah FIFA akan mencari tim pengganti dalam tempo waktu 1,5 bulan sebelum kick-off.
FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri merupakan edisi perdana yang digelar oleh FIFA setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan FIFA Arab Cup.
Karena turnamen bergengsi ini masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday, PSSI dipastikan dapat memanggil seluruh kekuatan terbaik masuk skuad Timnas Indonesia, termasuk para pemain yang merumput di liga-liga Eropa.
Ajang FIFA ASEAN Cup ini berbeda dari Piala AFF yang saat ini telah berganti nama menjadi ASEAN Championship.
Perbedaan utamanya terletak pada status turnamen, di mana FIFA ASEAN Cup merupakan turnamen resmi FIFA sehingga klub di seluruh dunia wajib melepas pemain yang dipanggil membela tim nasional.
Sedangkan Piala AFF tidak masuk agenda resmi FIFA, sehingga sesuai regulasi, klub tidak diwajibkan melepas pemainnya.
Selain itu, hasil pertandingan setiap tim di FIFA ASEAN Cup akan langsung memengaruhi peringkat FIFA dunia.
Perbedaan lainnya adalah FIFA ASEAN Cup turut melibatkan negara peserta dari luar kawasan ASEAN melalui jalur undangan.
Kompetisi baru ini akan diikuti oleh delapan tim di Premier Division dan enam tim di Challenge Division.
FIFA ASEAN Cup 2026 memang dibagi menjadi dua divisi berdasarkan peringkat FIFA, yaitu Premier Division (Divisi 1) dan Challenge Division (Divisi 2).
Turnamen baru ini juga digelar tanpa sistem babak semifinal, sehingga pada fase grup Premier Division, juara dari masing-masing grup akan langsung melaju ke babak final.
Tuan rumah FIFA ASEAN Cup edisi perdana tahun 2026 dipusatkan di Indonesia untuk Divisi 1 dan Hong Kong untuk Divisi 2.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta dan Stadion Jalak Harupat Bandung telah ditetapkan oleh PSSI sebagai venue pertandingan Grup A dan Grup B di Premier Division.
Divisi 1 (Premier Division - Tuan Rumah: Indonesia)
Grup A: Indonesia (Tuan Rumah), Malaysia, Singapura, dan Bangladesh (Tim Undangan).
Grup B: Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan (Tim Undangan).
Divisi 2 (Challenge Division - Tuan Rumah: Hong Kong)
Grup A: Hong Kong (Tim Undangan dan Tuan Rumah), Myanmar, dan Brunei Darussalam.
Grup B: Kamboja, Laos, dan Timor Leste. (bolasport/bangkapos.com)