Pamsagaca Dance Soroti Natuna, We One Motion Sampaikan Pesan Kritik Sosial 
Eko Darmoko August 18, 2026 07:35 PM

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Panggung AQUA DBL Dance 2026-2027 East Java-South di GOR Ken Arok, Kota Malang, menjadi ruang bagi para penari muda untuk beradu kreativitas sekaligus menyampaikan pesan yang sarat makna.

Mengusung tema besar “100 persen Indonesia”, dua tim dance, Pamsagaca Dance dari SMKN 1 Kota Malang dan We One Motion dari SMAN 1 Kepanjen Malang, tampil memukau dengan menyuarakan pesan mendalam melalui gerakan tari yang penuh imajinasi.

Pamsagaca Dance membawakan konsep pertunjukan bertajuk “Mission: Save Natuna: When the Border Is Threatened, We Stand as One”.

Melalui tarian tersebut, SMKN 1 Malang menyoroti pentingnya menjaga gugusan Pulau Natuna di wilayah utara Indonesia. Kawasan tersebut tidak hanya memiliki pesona laut yang indah, tetapi juga menyimpan potensi kekayaan alam yang melimpah serta berada di posisi yang strategis.

Pertunjukan diawali dengan suasana damai. Gerakan lembut menggambarkan kehidupan masyarakat Natuna yang hidup berdampingan dengan alam, ketenangan ombak, kelincahan ikan, hingga keindahan terumbu karang.

Namun, suasana tersebut tiba-tiba berubah tegang ketika aktivitas pihak luar mulai mengancam kedaulatan Laut Natuna Utara.

Ketegangan akhirnya mereda ketika seluruh elemen penari menyatu dan membentuk garis pertahanan yang kokoh mengelilingi seorang penari sebagai simbol Natuna.

Baca juga: Kosayu Bangun Sistem Basket Modern dengan Empat Pelatih Spesialis

Diiringi narasi “Pulau Natuna tetaplah Indonesia”, Pamsagaca Dance menutup penampilannya melalui klimaks musik yang memadukan keberagaman suku, ras, dan budaya Indonesia.

Sentuhan energik dari penggalan lagu “Dangdut is the Music of My Country” turut menjadi bagian dari penutup pertunjukan mereka.

Berbeda dengan Pamsagaca Dance, We One Motion dari SMAN 1 Kepanjen Malang memilih sudut pandang yang unik dan berani dalam menginterpretasikan tema “100 % Indonesia”. Mereka menghadirkan konsep kritik sosial yang relevan dengan dinamika bangsa saat ini.

Secara filosofis, We One Motion membawa narasi bahwa meskipun Indonesia telah merdeka, rasa kemerdekaan yang sepenuhnya belum tentu dirasakan secara merata oleh masyarakat kecil.

Melalui gerakan tari yang teatrikal, mereka menyoroti ironi tindakan oknum pejabat pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Kita merasa Indonesia sudah merdeka, tapi rasanya seperti belum merdeka sepenuhnya karena ulah oknum pejabat pemerintah."

"Karena temanya 100 % Indonesia, kita ingin memberikan sesuatu yang beda dari yang lain, sekaligus menyampaikan pesan moral yang kuat,” ujar perwakilan We One Motion.

Tak hanya memperkuat pesan cerita, visualisasi kostum dan tata panggung We One Motion juga dipersiapkan secara matang.

Menyesuaikan dengan AQUA sebagai sponsor utama, We One Motion memadukan warna biru yang identik dengan elemen air dengan sentuhan etnik khas Indonesia.

Perpaduan visual tersebut semakin menegaskan bahwa suara generasi muda Indonesia dapat disampaikan secara elegan sekaligus tetap menghibur di atas panggung DBL.

Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 siap mengguncang 31 kota di 22 provinsi se-Indonesia. Seperti musim sebelumnya, DBL Indonesia akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk memperebutkan tiket DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.

Tak kalah seru, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition serta AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan mengusung tema "100 % Indonesia". Seluruh keseruan pertandingan bisa disaksikan secara langsung di kanal YouTube DBL Play, serta di YouTube Good Day ID khusus untuk laga final.

Baca juga: Panggung AQUA DBL Dance Malang Diwarnai Dua Kisah Berbeda dari DNewsaintcrew dan Dynamic Crew

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.