TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Kadek Sukariada, S.E. merupakan aparatur sipil negara yang mengabdikan sebagian besar perjalanan karirnya untuk pelayanan publik di Kabupaten Gianyar.
Lahir di Gianyar pada 21 September 1974, beliau tumbuh di lingkungan Banjar Dinas Manukaya Let, Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring.
Latar belakang pendidikan yang ditempuh mulai dari SD hingga perguruan tinggi membentuk karakter disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki komitmen tinggi terhadap kemajuan masyarakat.
Karier pengabdian dimulai pada tahun 1995 sebagai Tenaga Harian Tetap di Kantor Camat Tampaksiring.
Baca juga: Kemacetan di Denpasar Bali Makin Padat, 1,4 Juta Kendaraan Beredar di Tengah Populasi 800 Ribu Jiwa
Berbekal dedikasi dan etos kerja yang baik, beliau diangkat sebagai CPNS pada tahun 2007 dan menjadi PNS pada tahun 2008.
Sejak saat itu berbagai amanah strategis dijalankan, mulai dari Kepala Tata Usaha Puskesmas Tegallalang II pada tahun 2012, Kepala Sub bagian Kepegawaian di Kantor Camat Tampaksiring pada tahun 2013, Kepala Sub bagian Perencanaan dan Keuangan di Kantor Camat Tampaksiring pada tahun 2017, Penjabat Perbekel Desa Manukaya pada tahun 2018, hingga Kepala Seksi Pemerintahan di Kantor Camat Tampaksiring pada tahun 2019.
Sejak tahun 2023, beliau kembali dipercaya sebagai Penjabat Perbekel Desa Manukaya.
Pengalaman tersebut memperkaya kemampuan beliau dalam administrasi pemerintahan, perencanaan pembangunan, pengelolaan keuangan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Selain menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah, beliau juga pernah aktif dalam organisasi kemasyarakatan sebagai anggota Sekaa Teruna Desa Adat Manukaya Let serta Pecalang Desa Adat Manukaya Let.
Baca juga: Urai Antrean Kendaraan ke KEK Kura-Kura Bali, Rekayasa Lalu Lintas Suwung Hanya Berlaku Akhir Pekan
Keterlibatan tersebut memperkuat pemahaman mengenai nilai gotong royong, adat, dan budaya Bali sebagai fondasi pembangunan desa.
Kepercayaan sebagai Penjabat Perbekel Desa Manukaya yang diemban sejak tahun 2018 dan kembali pada tahun 2023 merupakan bentuk pengakuan atas integritas, kompetensi, dan kepemimpinan beliau.
Dalam menjalankan amanah tersebut, beliau dikenal sebagai sosok yang tegas, cekatan, terbuka, dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dengan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan.
Komitmen utama beliau adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, profesional, dan integritas berbasis data.
Pelayanan publik dipandang sebagai prioritas, sehingga setiap warga memperoleh pelayanan yang cepat, tepat, ramah, serta adil sesuai ketentuan.
Dalam mengemban jabatan sebagai Penjabat Perbekel Desa Manukaya, beliau selalu menegaskan bahwa Pemerintah Desa Manukaya selalu hadir menyambangi masyarakat dalam segala kegiatan sosial dan budaya.
Dengan beliau selalu hadir dalam segala undangan dan kegiatan keagamaan serta kebudayaan yang dilaksanakan di wilayah Desa Manukaya.
Sebagai contoh beliau selalu menghadiri undangan dalam segala kegiatan keagamaan yang ada di wilayah Desa Manukaya, seperti saat beliau menghadiri Undangan Persembahyangan di Pura Pucak Tegeh di Banjar Manukaya Anyar bersama semua Perangkat Desa dan Staf Desa Manukaya.
Baca juga: Buka hingga September, Pemprov Bali Sediakan 2.500 Kuota Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana
Begitu juga dalam bidang kebudayaan, sebagai contoh beliau hadir sebagai undangan dengan memberikan sambutan dan pembukaan dalam event budaya yang bertajuk Puja Tirtha Buana: Mesaba Fest 2025 yang diinisiasi oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XV yang digelar di Lapangan Parkir Pura Alas Harum Desa Adat Basanambu.
Dalam bidang pemberdayaan masyarakat, beliau mendorong pengembangan UMKM, sektor pertanian, dan potensi lokal sebagai penggerak ekonomi desa.
Generasi muda diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam pembangunan, sementara semangat gotong royong terus dipelihara sebagai modal sosial yang memperkuat persatuan masyarakat.
Pelestarian adat, budaya, dan lingkungan juga menjadi perhatian penting agar pembangunan berjalan selaras dengan nilai-nilai lokal dan kelestarian alam.
Kemudian dalam bidang pembangunan terutama dalam pembangunan fisik beliau selalu mengarahkan Pemerintah Desa agar tetap selalu berpedoman pada data dan kebutuhan nyata masyarakat agar hasilnya merata, tepat sasaran, dan berkelanjutan untuk masyarakat Desa Manukaya.
Disini dalam pembangunan fisik, beliau bersama pemerintah desa selalu memantau dan mengawasi setiap proses pengerjaan pembangunan dari awal sampai akhir agar setiap proses selalu mematuhi dan sesuai perencanaan agar nantinya hasil akhir sesuai dengan yang diinginkan masyarakat dan dapat dipergunakan sebaik baiknya.
Sebagai contoh, berikut beliau dan pemerintah desa datang untuk memantau dan mengawasi pengerjaan jalan Rabat Beton dan Tangga di Banjar Keranjangan pada tahun 2024.
Lalu dalam bidang kesehatan, Beliau sebagai Penjabat Perbekel Desa Manukaya, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penyusunan dan pelaksanaan program kesehatan di Desa Manukaya.
Beliau melalui Pemerintah Desa Manukaya selalu bekerja sama dengan Puskesmas dan Kader Kesehatan Masyarakat agar dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat seperti kegiatan posyandu, penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta peningkatan kebersihan lingkungan.
Sebagai contoh dalam bidang kesehatan ini Beliau masih tetap memfokuskan pada pelayanan Posyandu pada setiap Banjar, serta pemberian makanan tambahan kepada bayi/balita yang nantinya berguna untuk dapat menurunkan angka bayi/balita stunting di wilayah Desa Manukaya.
Dengan pengalaman panjang di bidang pemerintahan serta komitmen yang kuat terhadap pelayanan publik, I Kadek Sukariada, S.E. terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
Dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian yang dimiliki menjadi landasan dalam menghadirkan pemerintahan desa yang profesional, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat menuju Desa Manukaya yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. (*)