Komunitas Masyarakat Bukit Pao Peringati HUT Kemerdekaan RI, Lepas 100 Burung ke Alam Liar
Ajie Gusti Prabowo August 18, 2026 08:50 PM

PANGKALANBARU, BABEL NEWS - Sebuah bendera Merah Putih berkibar gagah di tiang bambu di kawasan Bukit Pao dalam momen peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8). Prosesi pengibaran bendera Merah Putih itu dikemas melalui cara unik serta menarik.

Aksi diawali dengan pembacaan puisi yang diiringi dengan petikan alat musik dambus berirama merdu. Pesan-pesan soal kepedulian lingkungan disuarakan oleh beberapa orang pemuda secara teatrikal menggunakan pakaian dari bahan kulit kayu sederhana.

Secara kompak mereka kemudian mulai mengibarkan bendera kebangsaan Indonesia itu tepat pada bibir bukit yang terletak di Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah tersebut. Selanjutnya, mereka turut mengajak masyarakat yang datang untuk melepaskan ratusan burung ke alam liar, sebagai simbol kemerdekaan atau kebebasan. Sekitar 100 ekor bukit dilepas langsung oleh pengunjung disertai tepuk tangan meriah.

Perwakilan Komunitas Masyarakat Bukit Pao, Novrian Saputra menyampaikan, rangkaian kegiatan itu dilakukan sebagai cara memperingati Kemerdekaan Indonesia melalui cara berbeda. Menurutnya, sebagai komunitas pecinta alam yang mulai menggarap potensi wisata Bukit Pao, mereka ingin mengajak masyarakat lebih mencintai lingkungan mereka.

"Jadi ini sebenarnya acara kita yang kedua, setalah tahun kemarin. Sebenarnya kita hanya ingin memperingati HUT Kemerdekaan RI dengan cara sedikit berbeda," kata Novrian Saputra.

Dirinya mengakui, kegiatan juga dilakukan sebagai kampanye soal isu kepedulian lingkungan, agar ekosistem kawasan sekitar tetep terjaga. "Ini merupakan salah satu kampanye lingkungan kita, karena kita menilai hutan ini adalah (area, red) konservasi, maka vegetasi dan habitat hewan harus tetap kita lestarikan," sebutnya.

Lewat rangkaian acara ini, pihaknya berharap semakin banyak orang yang lebih peduli mengenai isu soal lingkungan. Terlebih lagi selama ini di sebagian besar wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dikenal menjadi daerah berbasis pertambangan.

"Pesan kita sederhana, mari cintai lingkungan kita, lingkungan Bangka Belitung. Kita lihat, daerah kita tidak dipungkiri, daerah kita daerah tambang khususnya. Tetapi ada satu sisi, yang harus kita jaga agar tetap lestari sampai anak cucu kita yaitu lingkungan. Mari kita jaga bersama," tuturnya.

Ia menyebutkan, Komunitas Masyarakat Bukit Pao akan mencoba menggagas penampilan kesenian ataupun kegiatan berisi ajakan untuk lebih mencintai alam sekitar. "Makanya tadi kita ada teatrikal mini, itu sebenarnya untuk mencoba, karena kita merencanakan event lebih besar. Kami akan tetap mengemas ini dengan balutan budaya tradisional Bangka Belitung serta ajakan mencintai lingkungan," pungkasnya. (w4)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.