Tukang Bangunan Temukan Emas Harta Karun Senilai Rp185 M Saat Renovasi Rumah, Diserahkan ke Polisi
Dedy Qurniawan August 18, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM - Para pekerja bangunan yang sedang merenovasi sebuah rumah di Dendermonde, Belgia, menemukan simpanan emas yang dilaporkan bernilai 9 juta euro atau sekitar Rp185 miliar saat membongkar lantai ruang bawah tanah.

Harta tersembunyi berupa batangan dan koin emas tersebut ditemukan ketika para pekerja sedang mengebor lantai untuk memasang pipa saluran pembuangan baru.

Kronologi penemuan berharga ini diceritakan oleh Kobe, seorang mahasiswa berusia 18 tahun yang bekerja di lokasi proyek sebagai pekerja musiman.

Kobe mengungkapkan bahwa dirinya menemukan harta tersebut saat sedang mengerjakan fondasi bangunan.

"Reaksi pertama kami sebenarnya adalah tidak percaya dan sangat terkejut," kata Kobe dilansir dari BBC dikutip dari kompas.com.

Kobe menceritakan bahwa pada awalnya ia hanya melihat temuan berupa koin.

Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata terdapat juga emas batangan dengan jumlah total mencapai 49 batang.

"Awalnya saya mengira itu koin 1 euro. Namun kemudian kami juga melihat sebongkah emas tergeletak di sana. Saat itulah kami menyadari bahwa yang kami temukan jauh lebih besar," kata Kobe.

Baca juga: Harga BBM Pertamina Hari Ini Terbaru per 18 Agustus 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Setelah sadar akan nilainya, para pekerja langsung memindahkan emas tersebut ke tempat yang aman.

Para pekerja konstruksi sepakat untuk menyerahkan emas itu kepada polisi karena menyimpan emas tersebut untuk diri sendiri bukanlah pilihan yang bijak.

Manajer lokasi proyek bernama Mario menegaskan bahwa menyimpan emas temuan ini sama saja dengan tindakan mencuri.

"Ada begitu banyak koin dan batangan emas, hampir mustahil untuk menyimpannya. Selain itu, hal tersebut merupakan pencurian," kata dia.

Kobe pun menyetujui pernyataan yang disampaikan oleh bosnya tersebut.

"Sebanyak 9 juta euro, 'Anda tidak mungkin menyembunyikan sebanyak itu'," katanya.

Properti tempat penemuan emas tersebut saat ini dimiliki oleh CAW Oost-Vlaanderen, sebuah lembaga yang memberikan dukungan kesejahteraan sosial di Dendermonde.

Direktur lembaga tersebut, Geert Hillaert, mengaku sangat terkejut sekaligus takjub atas penemuan harta berharga di propertinya.

Geert Hillaert berharap harta tersebut pada akhirnya dapat digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan lembaga amal yang dipimpinnya.

Penemuan fantastis ini mendalangi pertanyaan besar mengenai siapa pihak yang nantinya paling berhak menyimpan harta tersebut.

Sesuai hukum yang berlaku di Belgia, baik para pekerja bangunan maupun lembaga amal pemilik properti sama-sama memiliki peluang untuk mengajukan klaim.

Berdasarkan hukum Belgia, pemilik sah diberikan waktu hingga lima tahun untuk mengklaim keberadaan harta tersebut.

Pihak kejaksaan setempat yang telah membuka penyelidikan menyampaikan bahwa hingga saat ini belum diketahui siapa pemilik sebenarnya dari emas itu.

Jika tidak ada pihak yang datang mengklaim, hukum perdata mengatur bahwa harta karun tersembunyi yang ditemukan di properti orang lain harus dibagi dua antara penemu dan pemilik properti.

Ketentuan pembagian harta tersebut hanya berlaku jika emas yang ditemukan terbukti tidak berkaitan dengan aktivitas kriminal.

Kini para pekerja bangunan dan lembaga amal tersebut harus menunggu hingga 1.823 hari untuk memastikan apakah pemilik sah harta itu akan muncul.

Apabila tidak ada seorang pun yang berhasil mengklaimnya, maka ungkapan bahwa diam adalah emas benar-benar menjadi kenyataan bagi mereka.

Sementara itu, pihak polisi setempat meminta masyarakat untuk tidak mendatangi lokasi konstruksi yang masih aktif demi mencari harta karun. (sumber :kompas.com/ bbc)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.