Sinopsis Film Operasi Pesta Copet, Dibintangi Oleh Iqbaal Ramadhan Hingga Zulfa Maharani
Christine Tesalonika August 18, 2026 10:34 PM

Grid.ID – Rumah produksi Imajinari kembali bersiap meramaikan industri perfilman Tanah Air dengan karya terbarunya yang bertajuk Operasi Pesta Copet. Mengusung genre drama komedi berbalut aksi pencurian (heist), film ini dijadwalkan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 27 Agustus 2026.

Berbeda dengan film bertema perampokan pada umumnya, Operasi Pesta Copet mengambil latar yang sangat dekat dengan kehidupan anak muda masa kini, yakni sebuah festival musik berskala besar. Film ini dibintangi oleh deretan aktor dan aktris muda berbakat, di antaranya Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba.

Alur cerita Operasi Pesta Copet berpusat pada tokoh utama bernama Ijal, yang diperankan oleh Iqbaal Ramadhan. Ijal digambarkan sebagai seorang pemuda yang tengah menghadapi krisis finansial berat. Ia baru saja menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan di saat yang bersamaan, ia harus menanggung beban utang ibunya yang terus menumpuk.

Dalam kondisi terdesak, Ijal tidak sendirian. Ia berkumpul dengan tiga rekannya yang juga memiliki nasib serupa, yaitu Adut (diperankan oleh Kristo Immanuel), Tia (diperankan oleh Zulfa Maharani), dan Melodi (diperankan oleh Kawai Labiba). Keempat karakter ini mewakili potret masyarakat kelas pekerja yang kesulitan bertahan hidup di tengah kerasnya ekonomi.

Sebelum memilih jalan pintas, kelompok ini sebenarnya telah mencoba bertahan hidup dengan melakukan berbagai pekerjaan serabutan. Namun, kegagalan demi kegagalan yang mereka temui akhirnya mendorong mereka untuk merencanakan sebuah aksi kriminal yang berisiko tinggi.

Target operasi mereka bukanlah bank atau toko perhiasan, melainkan kerumunan penonton di festival musik bergengsi, Pestapora. Memanfaatkan situasi yang padat, bising, dan minimnya kewaspadaan para penonton konser, Ijal dan kawan-kawannya nekat merancang skema pencopetan massal.

Salah satu daya tarik utama dari film Operasi Pesta Copet terletak pada kursi sutradara yang diduduki oleh Edy Khemod. Dikenal luas oleh publik sebagai penabuh drum dari band heavy metal Seringai, Edy Khemod membawa perspektif yang sangat otentik ke dalam film ini.

Ide cerita pencopetan massal ini rupanya tidak datang dari ruang hampa. Sang sutradara mengambil inspirasi langsung dari pengalaman nyata yang kerap terjadi di industri pertunjukan musik. Masalah pencurian atau copet yang beraksi secara terorganisir di tengah hiruk-pikuk konser memang telah lama menjadi isu yang meresahkan, baik bagi pihak penyelenggara maupun penonton.

Untuk mendapatkan visual dan atmosfer yang nyata, rumah produksi Imajinari mengambil langkah produksi yang cukup ekstrem dan penuh tantangan. Proses syuting Operasi Pesta Copet tidak hanya dilakukan di set buatan, melainkan direkam secara langsung di tengah keramaian festival musik Pestapora yang sesungguhnya.

Metode syuting live di tengah kerumunan puluhan ribu orang ini memberikan tantangan teknis yang besar bagi para kru dan aktor. Namun, pendekatan ini dipastikan akan memberikan pengalaman sinematik yang nyata bagi penonton, menangkap energi asli, kepanikan, serta intensitas dari sebuah festival musik berskala besar.

Dengan premis cerita yang mengangkat isu sosial, jajaran pemain yang solid, serta proses produksi yang ambisius, Operasi Pesta Copet diprediksi akan menjadi salah satu tontonan segar yang patut dinantikan pada akhir Agustus mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.