Ganda Putra Indonesia Berburu Medali di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Raymond/Joaquin Harapan Baru
Arif Tio Buqi Abdulah August 18, 2026 10:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Sektor ganda putra menjadi tumpuan utama Indonesia untuk meraih medali di Kejuaraan Dunia BWF 2026, terlebih kini ada pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang mulai menunjukkan kualitasnya di level elite.

Ganda putra Indonesia baru akan memulai perjuangan pada babak 32 besar, Rabu (19/8/2026), lantaran tiga wakil Merah Putih berada di bagan bawah sehingga dijadwalkan tampil pada hari yang sama.

Ketiga pasangan tersebut adalah Fajar Alfian/Shohibul Fikri, Sabar Karyaman/Reza Pahlevi, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang menjadi wakil termuda sekaligus debutan.

Sesuai dengan kalender BWF, pertandingan babak 32 besar ganda putra memang dibagi menjadi dua hari dengan bagian atas bagan dimainkan pada Selasa (18/8/2026), sedangkan bagian bawah akan berlangsung sehari setelahnya.

Dibandingkan sektor lainnya, ganda putra memang memiliki alasan kuat untuk menjadi tumpuan Indonesia.

Ini karena sejarah panjang menunjukkan nomor tersebut konsisten menjadi salah satu penyumbang prestasi terbesar di Kejuaraan Dunia.

lihat foto
POLYTRON INDONESIA OPEN - Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin saat melawan ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi pada babak 8 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). TRIBUNNEWS/HERUDIN

Raymond/Joaquin Jadi Rising Star

Di antara tiga wakil ganda putra Indonesia, Raymond/Joaquin menjadi pasangan yang menarik perhatian karena masih muda dan telah memperlihatkan perkembangan signifikan dalam satu tahun terakhir.

Performa tersebut membuat pengamat bulu tangkis dari BadminTalk, Ian, memasukkan Raymond/Joaquin sebagai salah satu rising star ganda putra Indonesia.

"Pelapis di ganda putra ini juga cukup bagus, ada rising star kita Raymond Indra/Nikolaus Joaquin udah mulai bertaji di satu tahun terakhir mereka udah mulai naik perfromanya," ujar Ian ketika dihubungi Tribunnews, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026: 14 Wakil Indonesia Utuh, Merah Putih Masih Komplet di 32 Besar

Perkembangan Raymond/Joaquin terlihat semakin jelas ketika mereka mampu melaju hingga final Indonesia Open 2026 yang berlabel super 1000, meski harus puas jadi runner-up.

Pencapaian tersebut setidaknya menjadi bukti bahwa Raymond/Joaquin mulai memiliki kepercayaan diri untuk bersaing di turnamen elite.

"Apalagi kemarin di Indonesia Open 2026 udah masuk di final," tambah Ian.

Raymond/Joaquin pun membuat harapan Indonesia tidak hanya bertumpu kepada pasangan yang lebih senior seperti Fajar/Fikri dan Sabar/Reza, tetapi juga kepada generasi berikutnya.

Medali Ganda Putra Indonesia

Harapan besar kepada ganda putra Indonesia bukan tanpa alasan karena dari catatan BWF, nomor tersebut punya catatan medali paling menonjol sepanjang sejarah Kejuaraan Dunia.

Sejak turnamen pertama kali digelar pada 1977, ganda putra Indonesia telah mengoleksi 26 medali yang terdiri dari 10 emas, enam perak, dan 10 perunggu, dan unggul dari China.

lihat foto
AHSAN/HENDRA - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, berpose dengan bendera Merah Putih usai memenangi medali emas Kejuaraan Dunia 2019 di Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). (Badminton Indonesia)

Sebagai perbandingan, tunggal putra menjadi sektor Indonesia berikutnya dengan koleksi 26 medali.

Tetapi rinciannya adalah enam emas, tujuh perak, dan 13 perunggu sehingga jumlah emas ganda putra masih lebih banyak.

Tradisi tersebut membuat ganda putra kembali menjadi sektor yang paling diharapkan mampu menghadirkan medali bagi Indonesia pada Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Dengan Fajar/Fikri dan Sabar/Reza sebagai pasangan yang lebih berpengalaman serta Raymond/Joaquin sebagai harapan baru, Indonesia memiliki tiga amunisi untuk mengejar medali.

Ian pun menilai peluang mendapatkan medali tetap terbuka meskipun belum dapat dipastikan apakah Indonesia mampu membawa pulang emas dari sektor tersebut.

"Jadi diharapkan di ganda putra ini bisa dapat medali (di Kejuaraan Dunia BWF 2026)."

"Meskipun kita engga tahu bisa dapat emas atau tidak tapi sektor yang kita harapkan tentu ganda putra untuk dapat medali," tutur Ian.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.