Gajah Sumatera 'Lestari' Lahirkan Anak Tepat di HUT ke-81 RI
Wahyu Gilang Putranto August 19, 2026 12:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Seekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) lahir bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan, pada Senin (17/8/2026).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Luar Negeri Kementerian kehutanan (Kemenhut), Ristianto Pribadi, mengungkapkan anak gajah berjenis kelamin betina itu lahir sehat dari indukan betina bernama Lestari dan indukan jantan bernama Gapula.

"Kelahiran anak gajah tersebut ditangani intensif tim medis dan pawang gajah Pak Sugito, proses kelahiran diperkirakan berlangsung pada Senin pagi hari antara pukul 06.00 hingga 10.00 WIB," ungkap Ristianto, Selasa.

Tak lama setelah lahir, bayi gajah tersebut sudah mampu berdiri tegak dan menyusu secara normal pada induknya.

"Kelahiran anak gajah Sumatera ini dinilai menjadi kado alam yang bermakna bagi upaya konservasi satwa dilindungi di Indonesia, khususnya pada momen bersejarah Hari Kemerdekaan," ujarnya.

Baca juga: Semangat Kemerdekaan di Negeri Gajah Putih, 500 Lebih WNI Ikuti Upacara di Bangkok Thailand

Diberikan Penanganan Khusus

Sementara itu, Kepala Balai KSDA Sumatera Selatan, Daniwari Widiyanto mengungkapkan, mengingat kondisi cuaca di area ruang terbuka PKG Jalur 21 saat ini sangat panas, tim medis BKSDA Sumsel langsung melakukan intervensi dan tindakan penanganan khusus. 

Petugas menyiapkan naungan (shelter) yang cukup serta memastikan pasokan air minum dan fasilitas mandi tercukupi untuk menjaga suhu tubuh serta daya tahan induk dan anakan pascalahiran.

"Selain itu, tim dokter hewan dan mahout terus memberikan pengawasan ekstra dengan memperketat ketersediaan nutrisi pakan harian serta menambahkan suplemen buah-buahan untuk mempercepat pemulihan fisik gajah Lestari," ungkapnya.

Guna memastikan tumbuh kembang bayi gajah berjalan optimal, BKSDA Sumsel juga memberlakukan pemantauan intensif selama 7x24 jam penuh.

"Tim di lapangan mencatat secara berkala perkembangan perilaku, respons fisik, serta kondisi fisiologis induk maupun anak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan satwa captive di PKG Jalur 21," ungkap Daniwari.

(Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.