TRIBUNGORONTALO.COM, Manado - Menjelang momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2026, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo memperkuat pengamanan sistem kelistrikan di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik tetap terpenuhi selama seluruh rangkaian perayaan berlangsung, dengan menetapkan kondisi siaga serta menyiagakan ribuan petugas beserta berbagai perangkat pendukung.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan PLN telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran pasokan listrik, terutama pada lokasi upacara dan sejumlah titik yang menjadi pusat kegiatan.
Upaya tersebut ditujukan agar seluruh agenda peringatan kemerdekaan dapat berlangsung aman, tertib, dan didukung pasokan listrik yang andal.'
Baca juga: PLN Suluttenggo Dorong Pertanian Modern, Petani Torout Jaya Dapat Bantuan Pompa Listrik
"PLN UID Suluttenggo berkomitmen penuh memberikan pelayanan kelistrikan terbaik dan andal demi khidmatnya peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di seluruh wilayah Suluttenggo. Kami menyiagakan 2.199 personel gabungan serta infrastruktur pendukung cadangan di lokasi-lokasi strategis. Seluruh sistem kelistrikan utama dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang memadai. Kami siap mengawal terang kemerdekaan Indonesia," ujar Usman.
Secara menyeluruh, sistem kelistrikan di kawasan Suluttenggo ditopang oleh 3 sistem yang seluruhnya dalam kondisi aman.
Total Daya Mampu Pasok (DMP) tercatat sebesar 991,36 Megawatt (MW), sedangkan akumulasi Beban Puncak mencapai 817,5 MW.
Saat puncak peringatan HUT RI pada 17 Agustus 2026, kondisi kelistrikan diperkirakan masih aman dengan proyeksi beban puncak 783,33 MW atau setara sekitar 77?ri keseluruhan daya mampu pasok.
Guna memastikan masa siaga berjalan optimal, PLN menurunkan 2.199 personel yang terdiri atas 419 pegawai PLN dan 1.781 personel Tenaga Alih Daya (TAD) serta Mitra Kerja.
Kesiagaan sumber daya manusia tersebut diperkuat dengan sejumlah peralatan penunjang, yakni 58 unit Genset Mobile, 2 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 29 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 5 unit Unit Kabel Bergerak (UKB), serta 2 unit Unit Kabel dan Kubikel Bergerak (UKKB).
Selain peralatan tersebut, PLN turut menyiapkan armada operasional yang mencakup 30 unit Mobil Crane, dengan rincian 4 unit merupakan milik PLN dan 26 unit milik mitra.
Armada lainnya terdiri dari 141 unit Mobil Operasional, 196 unit Sepeda Motor, serta Material Cadang Gangguan dengan ketersediaan yang mencukupi.
Pelaksanaan siaga keandalan kelistrikan ditempatkan pada 58 posko siaga di seluruh wilayah kerja, terdiri dari 50 Posko Siaga Distribusi, 7 Posko Siaga PLN Nusa Daya, dan 1 Posko Siaga PLN Icon+.
Pengamanan diprioritaskan pada 62 lokasi yang menjadi titik utama peringatan HUT RI ke-81, meliputi 35 Lapangan Upacara Utama, 24 Lokasi Acara/Resepsi Kemerdekaan, serta 3 Taman Makam Pahlawan (TMP).
Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik selama masa libur peringatan kemerdekaan, PLN turut memastikan 43 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), terutama yang berada di sepanjang jalur utama Jalan Trans Sulawesi, dalam kondisi siap digunakan dan dapat melayani kebutuhan pengisian daya.
"Dengan seluruh persiapan yang matang ini, kami memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar pasokan listrik senantiasa aman dan andal, sehingga seluruh masyarakat di wilayah Suluttenggo dapat merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan penuh kebanggaan dan kenyamanan," tutup Usman.
Narahubung
Noven N. Koropit
Manager Komunikasi & TJSL
PLN UID Suluttenggo
Tlp 0816239962
Sekilas Tentang PLN
PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung. (***/PLN)