TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polresta Pontianak ungkap penyebab kematian dua pelajar SMA dalam kecelakaan maut di Jalan Ya’ M. Sabran tepat di tikungan dekat Masjid Taman Yasmin, Kecamatan Pontianak Timur, Selasa 18 Agustus 2026 siang WIB.
Kejadian itu menewaskan pelajar bernama Muhammad Fatir Najim Rahmadani dan Samir Nasri Siregar.
Sedangkan satu pelajar lainnya, Hadhran mengalami luka serius hingga dilarikan ke RS Medika Djaya, Pontianak.
Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri mengatakan insiden maut itu terjadi karena motor yang dikendarai Hadhran berbonceng tiga selip.
Hadhran mengendarai sepeda motor dari arah Tugu Alianyang menuju simpang Jalan Panglima Aim dengan membonceng Muhammad Fatir Najim Rahmadani dan Samir Nasri Siregar.
Sementara trailer melaju dari arah berlawanan, yakni dari simpang Jalan Panglima Aim menuju Tugu Alianyang..
Usai motor selip, ketiga pelajar SMA itu membentur mobil trailer yang datang dari arah berlawanan.
“Sepeda motor selip saat menikung hingga terjatuh, kemudian meluncur ke depan menyamping ke kanan dan membentur mobil trailer yang datang dari arah berlawanan,” kata Wagitri saat dihubungi, Selasa 18 Agustus 2026.
• Kronologi Detik-detik Kecelakaan Maut Motor Bonceng Tiga vs Trailer di Jl Ya’ M Sabran Pontianak
Benturan keras membuat dua penumpang motor, Fatir dan Samir mengalami luka parah di bagian kepala.
Keduanya sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Pontianak.
Namun nyawa mereka tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, pengendara motor bernama Hadhran mengalami luka pada paha kiri dan kanan.
Ia langsung mendapat perawatan intensif di RS Medika Djaya Pontianak.
• Dua Pelajar Meninggal Setelah Motor Selip dan Terlindas Trailer di Pontianak Timur
1. Periksa kondisi ban
Pastikan alur ban masih dalam kondisi baik dan tekanan udara sesuai rekomendasi pabrikan. Ban aus atau kempis mudah kehilangan traksi di jalan licin.
2. Gunakan rem dengan halus
Hindari pengereman mendadak. Gunakan rem belakang terlebih dahulu lalu rem depan secara bertahap agar motor tetap stabil.
3. Kontrol bukaan gas
Bukaan gas harus lembut, terutama di jalan basah. Akselerasi mendadak bisa membuat ban kehilangan cengkeraman.
4. Pilih jalur aman
Hindari marka jalan, genangan air, atau area dengan tumpahan oli. Pilih jalur yang lebih kering atau bertekstur kasar.
5. Kurangi kecepatan sebelum genangan
Turunkan kecepatan perlahan sebelum melewati genangan agar motor lebih stabil dan tidak mudah tergelincir.
(*)